Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Viral di TikTok! Cara Cek KTP dan Email Dijual di Dark Web, Gratis

Viral di TikTok! Cara Cek KTP dan Email Dijual di Dark Web, Gratis
ilustrasi seseorang sedang mengakses dark web (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)
Intinya Sih

  • Video viral di TikTok ungkap kebocoran data pribadi seperti KTP, email, dan nomor telepon yang dijual di dark web, bikin warganet panik soal keamanan digital.
  • Google kini menyediakan fitur gratis 'Laporan Dark Web' untuk memindai apakah data pengguna pernah bocor, sementara situs Have I Been Pwned juga jadi alternatif populer.
  • Jika data terbukti bocor, pengguna disarankan segera ganti password, aktifkan autentikasi dua faktor, dan waspada terhadap pesan phishing atau permintaan kode OTP mencurigakan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Viral di TikTok! Cara Cek KTP dan Email Dijual di Dark Web, Gratis

Belakangan ini, lini masa For Your Page (FYP) TikTok tanah air lagi dihebohkan oleh video-video edukasi teknologi yang bikin ketar-ketir. Banyak kreator konten membagikan tangkapan layar mengejutkan yang menunjukkan bahwa data pribadi mereka—mulai dari alamat email, nomor telepon, password, hingga Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP—ternyata bocor dan sengaja diperjualbelikan oleh hacker di Dark Web!


Dark web sendiri merupakan bagian dari internet yang tersembunyi dan sering kali menjadi pasar gelap tempat transaksi data ilegal hasil peretasan (data breach). Tentu saja tren ini memicu kepanikan massal di kalangan warganet yang takut datanya disalahgunakan untuk pinjaman online (pinjol) ilegal atau penipuan digital.


Eits, gak usah langsung panik sampai nangis, Lur! Ternyata kamu bisa mendeteksi kebocoran tersebut secara mandiri, aman, dan 100% gratis tanpa perlu aplikasi tambahan. Yuk, praktikkan cara mudah cek apakah data KTP dan emailmu dijual di dark web seperti yang lagi viral di TikTok berikut ini!

1. Cara Cek Menggunakan Fitur "Laporan Dark Web" Besutan Google

Google One kini bantu pantau keamanan datamu secara rutin di dark web. (Unsplash/appshunter.io)
Google One kini bantu pantau keamanan datamu secara rutin di dark web. (Unsplash/appshunter.io)


Salah satu trik yang paling banyak ditonton di TikTok adalah memanfaatkan fitur keamanan bawaan dari raksasa teknologi, Google. Mulai sekarang, fitur pemantauan dark web ini sudah digratiskan untuk seluruh pemilik akun Google (Gmail), Lur.


Langkah 1: Buka aplikasi Google atau Gmail di ponsel Android atau iPhone milikmu.


Langkah 2: Klik Foto Profil Akun Google kamu di pojok kanan atas, lalu pilih menu "Kelola Akun Google Anda" (Manage your Google Account).


Langkah 3: Geser tab menu ke kanan dan klik bagian "Keamanan" (Security).


Langkah 4: Gulir ke bawah sampai kamu menemukan opsi "Hasil tentang Anda" (Results about you) atau "Laporan Dark Web" (Dark Web Report).


Langkah 5: Klik "Jalankan Pemindaian" (Run scan). Tunggu beberapa detik, Google akan langsung menampilkan laporan komprehensif apakah email, password, nama, alamat, atau nomor teleponmu yang terikat di akun tersebut pernah bocor dalam database peretasan massal yang beredar di dark web.


2. Cara Cek Melalui Situs Legendaris "Have I Been Pwned"

ilustrasi situs ';--have i been pwned? (IDN Times/Laili Zain)
ilustrasi situs ';--have i been pwned? (IDN Times/Laili Zain)


Selain lewat Google, situs web independen Have I Been Pwned (HIBP) juga menjadi andalan para pakar keamanan siber dan kerap direkomendasikan oleh para kreator TikTok karena datanya yang sangat akurat dan mencakup database kebocoran global.


Langkah 1: Buka peramban (browser) di HP atau laptopmu, lalu kunjungi situs haveibeenpwned.com.


Langkah 2: Pada kolom pencarian utama yang tersedia, masukkan alamat email aktif atau nomor telepon yang biasa kamu gunakan untuk mendaftar akun media sosial atau e-commerce.


Langkah 3: Klik tombol "pwned?" di sebelah kanan.


Langkah 4: Analisis Hasilnya. Jika layar berubah menjadi warna hijau dengan tulisan "Good news — no pwnage found!", berarti datamu masih aman.

Namun, jika layar berubah menjadi merah pekat dengan tulisan "Oh no — pwned!", artinya data emailmu sudah bocor. Di bagian bawah, situs ini bahkan akan merinci di platform mana (e-commerce, instansi, atau aplikasi) data pribadimu itu berhasil dicuri oleh hacker.

3. Lantas, Apa yang Harus Dilakukan Jika Data Terbukti Bocor?

WhatsApp Image 2026-04-24 at 15.56.122.jpg
Warga melakukan rekam e-KTP di Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung. (IDN Times/Yogi Pasha)


Jika hasil pemindaian di atas menunjukkan warna merah alias data email atau KTP-mu sudah telanjur bocor di dark web, jangan langsung pasrah ya, Sedulur. Segera lakukan langkah penyelamatan taktis berikut ini:


Ganti Password Massal: Langsung ganti password email utama dan seluruh akun media sosial atau perbankanmu. Buat kombinasi password baru yang rumit (minimal 12 karakter, kombinasi huruf besar-kecil, angka, dan simbol khusus).


Aktifkan 2FA (Autentikasi Dua Faktor): Ini adalah benteng pertahanan paling wajib! Aktifkan fitur Two-Factor Authentication (2FA) di setiap akun. Dengan begitu, meskipun hacker memiliki email dan password-mu, mereka tetap tidak akan bisa masuk karena terganjal kode verifikasi OTP yang hanya dikirimkan ke nomor HP pribadi atau aplikasi authenticator-mu.

Waspada Phishing & OTP: Jika data KTP atau nomor HP sudah bocor, kamu akan lebih sering mendapatkan SMS atau WhatsApp asing yang menawarkan hadiah, link palsu, atau meminta kode OTP. Jangan pernah mengeklik link sembarangan dan jangan pernah bagikan kode OTP kepada siapa pun dengan alasan apa pun, Lur!


Nah, itulah cara mudah mendeteksi keamanan data pribadimu yang lagi viral dibahas di TikTok. Yuk, langsung luangkan waktu 5 menit untuk mengecek akunmu sekarang demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Sedulur!

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More