Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Respati Pastikan Koperasi Merah Putih di Solo untuk Kebutuhan Warga
Peresmian Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sangkrah, Surakarta. (Dok/Prokompim Pemkot Solo)
  • Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan Koperasi Merah Putih hadir untuk memenuhi kebutuhan warga, dengan koordinasi bersama PT Agrinas agar distribusi kebutuhan pokok berjalan maksimal.
  • KMP Kelurahan Sangkrah dijadikan percontohan di Solo, dan Pemkot berkoordinasi dengan Menteri Koperasi untuk memastikan fasilitas serta layanan koperasi sesuai kebutuhan masyarakat.
  • Pemkot Solo melakukan inventarisasi aset guna pengembangan KMP baru dan mengapresiasi kreativitas koperasi lokal yang dinilai mampu mendorong ekonomi warga secara mandiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surakarta, IDN Times - Wali Kota Solo, Respati Ardi memastikan Koperasi Merah Putih di Kota Solo ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Solo saat ini terus berkoordinasi dengan PT Agrinas sebagai pengelola utama program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) agar kebutuhan pokok warga dapat terpenuhi secara maksimal.

Hal itu disampaikan Respati usai mengikuti Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak se-Indonesia melalui Zoom Meeting di Kelurahan Sangkrah, Sabtu (16/5/2026).

1. KMP Sangkrah jadi percontohan di Solo.

Peresmian Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sangkrah, Surakarta. (Dok/Prokompim Pemkot Solo)

Respati menjelaskan, Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Sangkrah akan menjadi percontohan bagi koperasi serupa di wilayah lain di Kota Solo. Menurutnya, keberadaan koperasi tersebut diharapkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat setempat.

“Kita akan segera koordinasikan dengan Agrinas untuk segera mengisi dan nanti di sini benar-benar difungsikan untuk warga di Kelurahan Sangkrah. Ini menjadi percontohan sebelum ada di Kecamatan dan Kelurahan yang lain. Ini benar bisa menjadi percontohan dan sudah berkomunikasi dengan Menteri Koperasi semalam memastikan nanti benar-benar sesuai yang dibutuhkan warga,” kata Respati.

Respati juga mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Menteri Koperasi, Ferry Joko Juliantono, terkait pemenuhan fasilitas dan layanan KMP di Kota Solo.

2. Pemkot Surakarta inventarisasi aset untuk pengembangan KMP

Peresmian Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sangkrah, Surakarta. (Dok/Prokompim Pemkot Solo)

Selain memastikan operasional koperasi berjalan optimal, Pemkot Solo juga tengah melakukan inventarisasi aset untuk mendukung pembangunan KMP di wilayah lainnya. Langkah tersebut dilakukan guna menentukan lokasi yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat koperasi baru.

Menurut Respati, ketersediaan lahan menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan program Koperasi Merah Putih di Kota Solo.

“Solo baru satu di sini, jadi yang lainnya saya apresiasi kreativitas KMP di Solo mereka bisa berjalan organik dan sesuai kebutuhan. Jadi tinggal kita lihat kemampuan yang tersedia lahan yang akan digunakan untuk Koperasi Merah Putih,” imbuhnya.

3. Apresiasi kreativitas KMP di Solo

Peresmian Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sangkrah, Surakarta. (Dok/Prokompim Pemkot Solo)

Respati ikut mengapresiasi koperasi-koperasi di Kota Solo yang telah berjalan secara mandiri dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat sekitar. Ia menilai kreativitas pengelola koperasi menjadi modal penting agar program tersebut bisa berkembang dan memberi manfaat nyata bagi warga.

Ke depan, Pemkot Solo berharap Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi pusat pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Editorial Team