Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Waspada! Ada Jalan Ambles di Depan Kantor Disdik Kota Semarang

Waspada! Ada Jalan Ambles di Depan Kantor Disdik Kota Semarang
Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tengah menangani jalan ambles di Jalan Dr. Wahidin, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari atau tepatnya di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang. (dok. DPU)
Intinya Sih
  • Jalan di depan Kantor Disdik Kota Semarang ambles sedalam sekitar tiga meter, membuat warga diminta waspada saat melintas di kawasan Jatingaleh, Kecamatan Candisari.
  • Pemerintah Kota Semarang melalui DPU langsung menangani kerusakan dengan pembongkaran badan jalan dan pemeriksaan struktur bawah untuk memastikan penyebab serta keamanan akses warga.
  • DPU melakukan pengalihan arus kendaraan sementara dan memperkuat konstruksi saluran agar kejadian serupa tidak terulang serta mobilitas masyarakat tetap lancar selama perbaikan berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times - Masyarakat yang melintas di Jalan Dr. Wahidin, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari atau tepatnya di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang diimbau berhati-hati. Sebab, ada jalan ambles hingga berlubang besar menganga di lokasi tersebut. 

1. DPU tangani jalan ambles

jalan ambles, jalan berlubang
Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tengah menangani jalan ambles di Jalan Dr. Wahidin, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari atau tepatnya di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang. (dok. DPU)

Saat ini Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tengah menangani jalan ambles tersebut. Penanganan segera dilakukan setelah lubang sedalam sekitar tiga meter tersebut muncul pada Minggu (22/2/2026) malam. Upaya itu demi memastikan keselamatan warga dan menjaga akses menuju kawasan permukiman tetap aman.

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, yang meninjau langsung lokasi pada malam kejadian menyampaikan bahwa amblesnya jalan diduga berkaitan dengan kondisi saluran di bawah permukaan.

“Kebetulan semalam dapat informasi, bahwa ada jalan yang ambles. Saya pikirnya laporan itu ada di depan Disdik. Setelah kami analisa, ada saluran yang di sana yang tidak tembus ke sini,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan saluran dengan kedalaman sekitar dua hingga tiga meter membuat kerusakan tidak terlihat dari permukaan. Menurutnya, tutup saluran diduga mengalami ambles dan patah, sehingga urugan tanah di atasnya ikut turun akibat gerusan air.

2. Diperbaiki agar akses warga tidak terputus

jalan ambles, jalan berlubang
Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tengah menangani jalan ambles di Jalan Dr. Wahidin, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari atau tepatnya di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang. (dok. DPU)

Iswar menegaskan bahwa DPU akan segera menyelesaikan perbaikan agar akses warga tidak terputus.

“Jadi teman-teman PU besok akan menyelesaikan. Karena ini kan memang ada jalan kampung dari atas sana, kalau putus kan kasihan,” katanya.

Sementara, Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto menyampaikan, bahwa pihaknya langsung menurunkan alat berat untuk membongkar badan jalan dan memeriksa struktur di bawahnya pada Senin (23/2/2026). Ia menjelaskan, dugaan awal kerusakan berkaitan dengan pertemuan dua jenis konstruksi saluran berbeda, yakni box culvert dan buis beton.

“Kemungkinan di bawah ini ada crossing saluran. Yang satu bentuknya box culvert, yang satunya buis beton. Perbedaan bentuk itu bisa menimbulkan rongga. Dari situ diduga terjadi rembesan yang mengikis tanah. Tapi ini masih dugaan awal, nanti kami pastikan setelah pembongkaran,” jelasnya.

3. Lakukan pengalihan arus kendaraan

jalan ambles, jalan berlubang
Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tengah menangani jalan ambles di Jalan Dr. Wahidin, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari atau tepatnya di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang. (dok. DPU)

Ia menambahkan, perbedaan struktur tersebut memungkinkan terbentuknya ruang kosong yang memicu gogosan tanah, terlebih saat hujan deras mengguyur.

‘’Kami akan memperkuat konstruksi crossing saluran, bahkan menggantinya menjadi seragam jika diperlukan, agar tidak terjadi rembesan di kemudian hari,’’ tandas Suwarto.

Sementara, DPU juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengalihan arus kendaraan sementara melalui area Kantor Disdik Kota Semarang, sehingga mobilitas warga tetap terjaga selama proses perbaikan berlangsung.

Pemerintah Kota Semarang memastikan penanganan dilakukan secara menyeluruh dan secepat mungkin agar akses kembali normal dan kejadian serupa tidak terulang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More