Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mal 23 Semarang Beroperasi, Jateng Masih Dipercaya Investor
Ruang terbuka Mal 23 Semarang dipenuhi pohon. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Mal 23 Semarang resmi beroperasi sebagai pusat gaya hidup terpadu yang menggabungkan retail, kuliner, hiburan, dan ruang publik untuk memperkuat ekonomi serta interaksi sosial masyarakat kota.

  • Kolaborasi Paradise Indonesia dan Binus melalui PT Swarna Kanaka Parigraha menghadirkan pengembangan kawasan modern yang mendukung pertumbuhan UMKM, komunitas lokal, dan prinsip keberlanjutan.

  • Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan kehadiran Mal 23 menunjukkan kepercayaan investor terhadap Jawa Tengah serta menjanjikan insentif pajak bagi investasi berbasis energi terbarukan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Pengoperasian Mal 23 Semarang Shopping Center diharapkan bisa mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah.

Lebih dari sekadar swalayan, Mal 23 Semarang juga dikembangkan sebagai ruang bersama yang dapat mendorong interaksi sosial, memperkuat konektivitas kota, serta menjadi bagian dinamika baru masyarakat Semarang.

President Director dan CEO Paradise Indonesia, Anthony P Susilo, menuturkan peresmian Mal 23 Semarang Shopping Center menjadi langkah penting dalam strategi jangka panjang perusahaan untuk

menghadirkan pengembangan yang memberikan dampak lebih luas bagi kota.

"23 Semarang Shopping Center merupakan wujud kolaborasi strategis antara Paradise Indonesia dan Binus menghadirkan destinasi gaya hidup yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga mendukung pertumbuhan UMKM, pengembangan komunitas, dan keberlanjutan. Kami berharap kehadiran 23 Semarang Shopping Center dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Kota Semarang ke depan,” ujar Anthony dalam keterangan yang diterima IDN Times, Minggu (15/7/2026).

Adapun beroperasinya Mal 23 Semarang ditandai dengan peresmian yang dihadiri pimpinan Paradise Indonesia (PT Indonesian Paradise Property Tbk & Entitas Anak) bersama Bina Nusantara Group (BINUS), melalui perusahaan patungan PT Swarna Kanaka Parigraha.

Ini, katanya menandai tonggak strategis baru bagi kedua grup dalam menghadirkan pengembangan kawasan terpadu yang menggabungkan unsur gaya hidup modern, pertumbuhan ekonomi yang keberlanjutan. 

Melalui kolaborasi tersebut, kedua grup perusahaan menghadirkan sebuah destinasi terpadu yang memadukan retail, kuliner, hiburan, dan ruang publik terbuka dalam satu ekosistem yang dirancang untuk menjawab perubahan gaya hidup urban masa kini. 

Luthfi janjikan beri intensif pajak

Sedangkan, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat hadir di peresmian Mal 23 Semarang dan groundbreaking Hyatt Place mengklaim, kehadiran pusat perbelanjaan modern tersebut menjadi bukti nyata bahwa Jawa Tengah dipercaya sebagai tujuan investasi aman, nyaman, dan menjanjikan.

“Yang menjadi poin penting hari ini adalah di saat tekanan fiskal dan geopolitik dunia, kita masih mampu menghadirkan investasi. Itu menunjukkan bahwa Jawa Tengah dipercaya oleh para investor,” kata Luthfi.

Ia menegaskan, kepercayaan faktor utama yang dicari investor sebelum menanamkan modal. Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat iklim investasi melalui kemudahan perizinan, jaminan keamanan dan ketertiban wilayah, serta penyediaan tenaga kerja yang kompeten.

Selain itu, keberadaan kawasan industri yang tersebar di berbagai daerah juga menjadi daya tarik. Saat ini terdapat sejumlah kawasan industri eksisting di Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Batang, Demak, dan daerah lainnya yang mendukung masuknya investasi baru.

“Kami terus membangun citra Jawa Tengah sebagai provinsi yang menarik bagi investasi nasional maupun internasional. Karena itu, kami mendorong kabupaten dan kota untuk mengembangkan kawasan industri. Saat ini sudah ada 12 kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus yang diajukan,” ujarnya.

Luthfi menilai, Mal 23 Semarang menghadirkan model investasi yang sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Termasuk memanfaatkan energi terbarukan, urban garden, dan ruang terbuka hijau yang mendukung konsep green economy.

“Saya tertarik karena mal ini didesain menggunakan energi terbarukan. Untuk investasi yang menerapkan energi terbarukan, Jawa Tengah memberikan insentif pajak. Ini menjadi langkah agar investasi hijau tumbuh dan menjadi gaya baru investasi di daerah kita,” jelasnya.

Editorial Team

Related Article