Comscore Tracker

Harga Bawang Putih Melambung Tinggi, Ternyata Ini Pemicunya

Dua lokasi di Jateng tak banyak miliki stok

Semarang, IDN Times - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah menyatakan saat ini sedang berupaya mencari solusi untuk mengatasi melambungnya harga bawang putih di pasaran. 

Upaya yang dilakukan saat ini dengan masih mencari sumber pasokan bawang putih di sejumlah daerah. 

1. Pasokan bawang putih lokal di Temanggung dan Tegal sangat terbatas

Harga Bawang Putih Melambung Tinggi, Ternyata Ini PemicunyaIDN Times/Larasati Rey

Kepala Disperindag Jateng, Arief Sambodo, mengatakan saat ini telah mencari sumber bawang putih lokal di Parakan Temanggung dan Bumijiwa Tegal. 

Namun, ketersediaan stok bawang putih di dua lokasi tersebut saat ini sangat terbatas. "Kita mengakui keterbatasan daerah produksi bawang putih. Hanya terbatas di Temanggung. Di Bumijiwa juga ada, tapi tidak terlalu banyak," katanya kepada IDN Times, Rabu (5/2).

Baca Juga: Imbas Virus Corona, Harga Bawang Putih  Melonjak Jadi Rp50 Ribu

2. Disperindag: Kita susah kalau mau OP

Harga Bawang Putih Melambung Tinggi, Ternyata Ini PemicunyaIDN Times/ Muchammad Haikal

Diakuinya bahwa tanaman bawang putih tak bisa tumbuh di sembarang tempat. Pasalnya, bibit bawang putih hanya bisa hidup di daerah pegunungan sub tropis dengan suhu tertentu. 

"Makanya sekarang kalau mau OP (Operasi Pasar) itu susah sekali. Kondisi sekarang dengan adanya imbas virus Corona, kita dapat informasi kalau ada penundaan impor bawang putih," jelasnya.

3. Disperindag Jateng minta pemerintah pusat cari pasokan bawang putih dari negara lain

Harga Bawang Putih Melambung Tinggi, Ternyata Ini PemicunyaHarga bawang putih mulai naik. IDN Times/Daruwaskita

Lebih lanjut, ia menerangkan ketersediaan pasokan bawang putih di Jawa Tengah saat ini merosot drastis. Pihaknya hanya bisa mengandalkan kiriman bawang putih yang diimpor langsung dari Tiongkok. 

Arief pun meminta kepada pemerintah untuk turun tangan mengatasi kelangkaan pasokan komoditas tersebut. 

"Karena memang kita 95 persen bawang putih impor langsung dari China. Sementara ini terganggu virus corona. Kita harapkan pemerintah berikan opsi kebijakan lain. Kalau ada kebijakan impor bawang putih tolong dicarikan dari negara lainnya. Saat ini kita memantau harga bawang naiknya sudah di angka Rp50 ribu. Sudah susah untuk dikendalikan," tandasnya.

Topic:

  • Fariz Fardianto
  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya