3 Resep Minuman Segar Khas Jawa Tengah, Ampuh Usir Cuaca Panas!
- Artikel memperkenalkan tiga minuman segar khas Jawa Tengah—Es Dawet Ayu Banjarnegara, Es Gempol Pleret Solo, dan Es Conglik Semarang—sebagai pilihan pelepas dahaga di cuaca panas.
- Setiap minuman dijelaskan lengkap dengan bahan, cara pembuatan, serta saran penyajian yang menonjolkan cita rasa tradisional seperti santan, gula merah, dan aroma pandan.
- Selain menyegarkan, ketiga resep ini menghadirkan nuansa nostalgia kuliner Jawa Tengah yang mudah dibuat di rumah dengan bahan sederhana dari pasar lokal.
Semarang, IDN Times – Cuaca terik belakangan ini memang paling pas dihadapi dengan yang segar-segar. Jawa Tengah tidak hanya kaya akan kuliner beratnya yang menggugah selera, tetapi juga menyimpan deretan minuman es tradisional yang ampuh mengusir dahaga.
Yuk, intip resep dan cara membuat tiga minuman segar ikonik khas Jawa Tengah berikut ini!
1. Es Dawet Ayu Banjarnegara

Es dawet ayu adalah salah satu minuman paling populer di Jawa Tengah. Keunikannya terletak pada aroma wangi buah nangka atau durian yang dicampur ke dalam kuah juruh (kentalan gula merah).
Bahan Cendol:
250 gram tepung beras
250 gram tepung tapioka
100 ml air perasan daun suji & pandan (untuk warna hijau alami)
600 ml air bersih
Bahan Kuah & Sirup:
500 ml santan matang (rebus dengan sedikit garam dan daun pandan)
250 gram gula merah, sisir halus
250 ml air
Potongan buah nangka secukupnya
Es batu serut
Cara Membuat:
Campur tepung beras, tapioka, air daun suji, dan air bersih. Masak di atas api kecil sambil terus diaduk hingga mengental dan meletup-letup.
Cetak adonan bubur dawet menggunakan saringan khusus dawet ke dalam wadah berisi air es. Sisihkan.
Rebus gula merah dengan 250 ml air hingga larut dan mengental, lalu saring. masukkan potongan nangka ke dalamnya.
Saran Penyajian: Siapkan gelas, tata dawet di dasar gelas, beri es batu serut, tuang sirup gula merah, lalu siram dengan santan gurih. Siap dinikmati!
2. Es Gempol Pleret Solo

Minuman legendaris khas Solo ini memadukan dua jenis isian: gempol yang berbentuk bulat putih gurih dan pleret yang pipih manis berwarna merah muda.
Bahan Gempol:
175 gram tepung beras
25 gram tepung kanji
100 ml air panas
1/2 sendok teh garam
Bahan Pleret:
150 gram tepung beras
1 sendok makan tepung kanji
125 ml air dingin
Pewarna makanan merah muda secukupnya
Bahan Kuah:
600 ml santan encer
150 gram gula jawa
2 lembar daun pandan
Cara Membuat:
Gempol: Campur tepung beras, kanji, dan garam. Tuang air panas sedikit demi sedikit sambil diuleni. Bentuk bulat pipih kecil, lalu kukus selama 20 menit hingga matang.
Pleret: Campur bahan pleret, uleni, lalu beri setetes pewarna merah muda. Ambil sedikit adonan, pelintir atau pipihkan di atas daun pisang, lalu kukus hingga matang.
Kuah: Rebus santan bersama gula jawa dan daun pandan hingga mendidih dan gula larut, lalu dinginkan.
Tata gempol dan pleret di dalam mangkuk, beri pecahan es batu, lalu siram dengan kuah santan gula jawa yang manis gurih.
3. Es Conglik Semarang

Es conglik adalah es puter legendaris khas Semarang yang biasanya disajikan dengan berbagai topping meriah yang bikin segar di tenggorokan.
Bahan Utama:
1 liter santan kental asli
150 gram gula pasir
1 lembar daun pandan
1/2 sendok teh garam
Bahan Pelengkap (Topping):
1 bungkus sagu mutiara (rebus hingga matang)
100 gram kelapa muda serut
1 lembar roti tawar, potong dadu
Buah alpukat kerok secukupnya
Cara Membuat:
Rebus santan kental, gula pasir, garam, dan daun pandan hingga mendidih sambil diaduk agar santan tidak pecah. Matikan api, lalu dinginkan.
Masukkan air santan ke dalam mesin es puter tradisional (atau simpan di dalam freezer hingga setengah membeku, lalu blender hingga lembut. Ulangi proses ini 2–3 kali agar teksturnya menyerupai es krim tradisional).
Saran Penyajian: Ambil beberapa skup es puter santan ke dalam mangkuk. Susun sagu mutiara, kelapa muda, potongan roti tawar, dan alpukat di sekelilingnya.
Ketiga minuman khas Jawa Tengah ini tidak hanya sukses menghilangkan dahaga di siang hari yang terik, tetapi juga membawa sensasi nostalgia kuliner tradisional yang otentik. Bahan-bahannya sangat mudah didapatkan di pasar terdekat. Selamat mencoba di dapur rumahmu!

















