Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Minuman Sehat yang Ampuh Menurunkan Gula Darah Secara Alami

ilustrasi teh hijau
ilustrasi teh hijau (freepik.com/freepik)
Intinya sih...
  • Jus tomat: Meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga elastisitas pembuluh darah.
  • Teh hitam: Menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga 14 persen dengan polifenol yang membantu tubuh merespons insulin.
  • Kefir: Signifikan menurunkan kadar gula darah puasa dan memperbaiki mikrobiota usus.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagi pejuang diabetes atau kamu yang sedang diet gula, memilih minuman seringkali jadi tantangan tersendiri. Salah pilih sedikit, kadar glukosa bisa langsung melonjak drastis. Tapi tenang, menjaga gula darah gak melulu harus minum yang tawar dan membosankan, kok.

Selain menjaga pola makan, beberapa jenis minuman alami terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan sensitivitas insulin dan memperlambat penyerapan gula. Penasaran apa saja? Melansir berbagai sumber kesehatan, berikut lima minuman sehat yang wajib masuk daftar konsumsimu!

1. Jus Tomat: "Senjata" Rahasia Sebelum Makan

Ilustrasi jus tomat (Pixabay/Alexas_Fotos)
Ilustrasi jus tomat (Pixabay/Alexas_Fotos)

Banyak yang belum tahu kalau minum jus tomat tanpa gula sekitar 30 menit sebelum makan besar adalah strategi jitu. Tomat mengandung likopen yang tinggi dan serat yang mampu memperlambat proses pencernaan karbohidrat.

Fakta menariknya: Jus tomat membantu menurunkan risiko komplikasi jantung yang sering menghantui penderita diabetes dengan cara menjaga elastisitas pembuluh darah. Pastikan jusnya murni tanpa tambahan sirup atau krimer kental manis, ya!

2. Teh Hitam: Penurun Risiko Diabetes Tipe 2

Teh hitam
Teh hitam (unsplash.com/Lucas George Wendt)

Kalau kamu lebih suka aroma teh yang kuat, teh hitam adalah pilihannya. Sebuah studi besar menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi teh hitam minimal satu cangkir sehari dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga 14 persen.

Teh hitam kaya akan polifenol yang membantu tubuh merespons insulin dengan lebih baik. Alhasil, gula dari makanan tidak menumpuk di darah, melainkan diubah menjadi energi dengan lebih efisien.

3. Kefir: Probiotik yang Bikin Gula Darah Stabil

ilustrasi minuman kefir (unsplash.com/Bettina Kunz)
ilustrasi minuman kefir (unsplash.com/Bettina Kunz)

Minuman fermentasi asal Kaukasus ini sering disebut sebagai "saudara jauh" yogurt, namun dengan kandungan bakteri baik yang jauh lebih beragam. Mengonsumsi sekitar 2,5 cangkir kefir setiap hari selama dua bulan terbukti signifikan menurunkan kadar gula darah puasa (HbA1c).

Probiotik dalam kefir bekerja memperbaiki mikrobiota usus, yang menurut penelitian terbaru, sangat berpengaruh pada cara tubuh mengelola metabolisme gula dan rasa kenyang.

4. Susu Full Cream: Jangan Takut dengan Lemaknya!

ilustrasi susu full cream (unsplash.com/Shinn Tiunn)
ilustrasi susu full cream (unsplash.com/Shinn Tiunn)

Banyak orang salah kaprah dan mengira susu harus dihindari karena mengandung laktosa. Faktanya, kombinasi protein dan lemak dalam susu full cream justru memperlambat pengosongan lambung.

Efek "kenyang lebih lama" ini mencegah lonjakan gula darah ( sugar spike) setelah makan. Namun, kuncinya adalah moderasi. Susu juga memberikan bonus kalsium dan Vitamin D yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kepadatan tulang penderita diabetes.

5. Teh Hijau: Sang Master Metabolisme

ilustrasi teh hijau (freepik.com/zirconicusso)
ilustrasi teh hijau (freepik.com/zirconicusso)

Teh hijau menempati posisi puncak sebagai minuman super berkat kandungan EGCG (Epigallocatechin gallate). Senyawa ini bekerja meningkatkan serapan glukosa ke dalam sel otot, sehingga kadar gula dalam aliran darah tetap terjaga.

Selain menurunkan gula darah, teh hijau juga bersifat anti-inflamasi. Artinya, ia membantu tubuh melawan peradangan kronis yang sering dipicu oleh kadar gula yang tidak stabil.

Kesimpulan: Mengelola gula darah adalah investasi jangka panjang untuk kualitas hidup yang lebih baik. Kamu bisa mulai dengan mengganti minuman manis harianmu dengan salah satu dari daftar di atas. Tapi ingat, minuman ini adalah pendukung, ya! Tetap konsultasikan dengan dokter dan jaga pola makan sehat secara konsisten.

Gimana? Apakah kamu tertarik mencoba rutin minum jus tomat atau kefir mulai besok?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest Life Jawa Tengah

See More

Anti Galau! 5 Zodiak Ini Paling Cepat Move On dari Mantan

13 Jan 2026, 11:00 WIBLife