5 Macam Salat Sunnah yang Bisa Dirutinkan Tiap Hari, Banyak Pahalanya

Sangat banyak amalan shalat sunnah sehari semalam yang dicontohkan Rasulullah shalallahu'alahi wa sallam.
Amalan shalat ini membuat seorang hamba lebih dekat lagi dengan Allah. Serta ada banyak pahala yang akan didapatkan jika dilaksanakan.
Berikut ini beberapa shalat sunnah yang bisa kita rutinkan tiap hari. Cukupkan diri dengan yang ada Sunnahnya. Yuk, laksanakan bestie!
1. Salat Sunnah Rawatib

Salat sunnah rawatib merupakan shalat sunnah yang mengiringi salat wajib. Salat ini dilakukan sebelum atau setelah salat wajib.
Sedangkan pahala bagi yang mengamalkan akan di bangunkan Allah rumah di surga. Dari riwayat At Tirmidzi dan dari Ummu Habibah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa sehari semalam mengerjakan shalat 12 raka'at (sunnah rawatib), akan dibangunkan baginya rumah di surga, yaitu: 4 raka'at sebelum Zhuhur, 2 raka'at setelah Zhuhur, 2 raka'at setelah Maghrib, 2 raka'at setelah 'Isya dan 2 raka'at sebelum Shubuh." (HR. Tirmidzi no. 415 dan An Nasai no. 1794, kata Syaikh Al Albani hadits ini shahih).
2. Salat Tahajjud

Salat Tahajjud merupakan shalat sunnah yang dilakukan pada tengah malam atau di sepertiga malam terakhir. Salat ini banyak sekali pahalanya, bahkan salat ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah.
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah-Muharram-. Sebaik-baik salat setelah salat wajib adalah shalat malam." (HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah)
3. Salat Witir

Salat Witir merupakan shalat yang dilakukan pada malam hari selepas salat isya sampai akhir malam. Salat ini dilakukan dengan jumlah ganjil 1,3,5 dan seterusnya.
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
اجْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرُ
"Jadikanlah akhir salat malam kalian adalah shalat witir." (HR. Bukhari no. 998 dan Muslim no. 751)
4. Salat Dhuha

Salat Dhuha merupakan salat yang sering dilakukan pada waktu pagi hari setelah matahari terbit. Salat ini bisa dilakukan dengan dua rakaat salam dan bisa dilanjutkan dengan mengulang rakaat yang sama.
Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu 'alihi wa sallam bersabda,"Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma'ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka'at." (HR. Muslim no. 720)
5. Salat Isyroq

Salat isyroq termasuk bagian dari salat Dhuha yang dikerjakan di awal waktu. Waktunya dimulai dari matahari setinggi tombak (15 menit setelah matahari terbit) setelah sebelumnya berdiam diri di masjid selepas salat Shubuh berjama'ah. Dari Abu Umamah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَلَّى صَلاةَ الصُّبْحِ فِي مَسْجِدٍ جَمَاعَةٍ يَثْبُتُ فِيهِ حَتَّى يُصَلِّيَ سُبْحَةَ الضُّحَى. كَانَ كَأَجْرٍ حَاجٌ، أَوْ مُعْتَمِرٍ تَامَّا حَجَّتُهُ وَعُمْرَتُهُ
"Barangsiapa yang mengerjakan shalat shubuh dengan berjama'ah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan shalat sunnah Dhuha, maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau berumroh secara sempurna." (HR. Thobroni. Syaikh Al Albani dalam Shahih Targhib 469 mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirihi/ shahih dilihat dari jalur lainnya)
Yuk, mulai sekarang kita rutinkan salat sunnah tersebut tiap hari. Gak harus semua kok, bisa dimulai dari yang menurut kalian bisa mencapainya.



















