Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Satgas MBG: Ompreng Kemasukan Tikus saat Ditaruh di SMKN 8 Semarang

Satgas MBG: Ompreng Kemasukan Tikus saat Ditaruh di SMKN 8 Semarang
Ilustrasi tikus di kardus bekas (unsplash.com/slyfox photography)

Semarang, IDN Times - Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Program MBG Jawa Tengah mengklaim ompreng yang kemasukan tikus terjadi ketika mobil pembawa makanan MBG sampai di ruangan kosong SMKN 8 Semarang. 

Sekretaris Satgas MBG Jateng, AR Hanung Triyono mengatakan tikus yang terekam video dan viral di medsos tersebut awalnya menyelinap masuk ke dalam ompreng yang ditumpuk di ruangan SMKN 8.

"Kesalahan bukan karena petugas membawa ompreng lalu ada tikus di dalamnya. Tapi omprengnya waktu kejadian pas ditaruh di ruangan kosong SMK 8, mungkin karena berantakan, jadinya ada tikus masuk ke dalam situ. Ya bukan faktor petugasnya," kata Hanung kepada IDN Times, Kamis (2/4/2026). 

Lebih lanjut lagi, Hanung berkata akibat kejadian tersebut, tim satgas MBG melaporkan kejadian masuknya tikus ke dalam ompreng kepada perwakilan BGN Jateng. 

Pihaknya juga sudah mengadakan rapat bersama Kepsek SMKN 8 Semarang, para guru dan menghadirkan Kepala SPPG Mugasari untuk mengetahui secara rinci penyebab ompreng yang kemasukan tikus tersebut. 

Hanung beralasan tidak bisa memberikan sanksi kepada Kepala SPPG Mugasari karena mempertimbangkan kesalahan tidak dilakukan oleh petugas SPPG Mugasari. 

"Selalu yang ditanya punishment. Hukuman buat SPPG. Saya tadi waktu rapat sudah tahu kalau yang salah pas naruh box omprengnya waktu sampai di SMKN 8. Mungkin tempatnya kotor," akunya. 

Kendati demikian, pihaknya tak menampik bahwa dalam waktu dekat akan ada evaluasi menyeluruh pada proses distribusi MBG yang diberikan kepada para siswa sekolah.

Pihaknya juga mengingatkan kepada semua SPPG untuk mematuhi aturan yang berlaku. Termasuk menjaga kebersihan dapur dan pengolahan makanan. 

Kepala SPPG Mugasari, Muhammad Ginanjar Wisnu telah mengadakan rapat dengan Kepsek SMKN 8 Semarang di ruang aula Rabu kemarin. 

Pihak SPPG dan SMKN 8 bersepakat asal muasal tikus masuk masih asumsi atau kemungkinan. "Belum dapat dipastikan secara pasti asal tikus masuk ke dalam boks kontainer. Dan bersepakat untuk menghentikan asumsi tersebut agar tidak melebar kemana mana," kata Wisnu dari laporan yang diterima IDN Times. 

Pihak sekolah bersedia untuk memperbaiki sistem loading barang sebelum didistribusikan ke siswa dengan memasukkan ke dalam ruangan tertutup dan di atas meja.

Pihak murid mengucapkan permintamaafan atas kejadian yang mengakibatkan kegaduhan yang cukup masif dan berjanji untuk lebih berkordinasi lagi dengan PIC apabila ada komplain.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Rekam Polwan di Kamar Mandi, Polisi di Jateng Resmi Dipatsus!

10 Apr 2026, 07:38 WIBNews