Comscore Tracker

Tempat Wisata di Magelang Tutup, Pegawai Candi Borobudur 'Dirumahkan'

Aturan zona oranye: tempat wisata ditutup untuk umum

Magelang, IDN Times - Selama libur Lebaran atau tepatnya sejak 8--17 Mei 2021, Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah tidak menerima kunjungan wisatawan. Pengelola menutup objek wisata tersebut sebagai antisipasi penyebaran COVID-19.

1. Penutupan Candi Borobudur mengacu kebijakan PPKM Mikro

Tempat Wisata di Magelang Tutup, Pegawai Candi Borobudur 'Dirumahkan'ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Kepala Balai Konservasi Borobudur, Wiwit Kasiyati mengatakan, penutupan sementara Candi Borobudur yang bertepatan dengan libur Lebaran itu mengacu Surat Edaran Bupati Magelang Nomor 443.5/1729/01.1/2021 tanggal 4 Mei 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Magelang

‘’Selain itu juga berdasarkan Surat Edaran Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang Nomor 556/324/19/2021 Tanggal 7 Mei 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan PPKM Berbasis Mikro untuk pengendalian COVID-19 pada libur Idulfitri 1442 Hijriyah di Kabupaten Magelang,’’ ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima IDN Times, Senin (10/5/2021).

Baca Juga: 10 Momen Liburan View Gunung Ayu Ting Ting dan Keluarga di Magelang

2. Kabupaten Magelang masuk zona oranye penyebaran COVID-19

Tempat Wisata di Magelang Tutup, Pegawai Candi Borobudur 'Dirumahkan'Candi Borobudur di Magelang. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Pada surat edaran tersebut, ia menyebut bahwa Kabupaten Magelang berada di zona oranye. Sehingga, guna menekan transmisi virus corona, kegiatan masyarakat di tempat keramaian publik dilarang dan objek wisata sementara ditutup untuk umum.

Selama penutupan, pengelola Candi Borobudur juga meliburkan para tenaga pemeliharaan, tenaga pengamanan, dan tenaga pendamping pemanfaatan.

3. Tingkat kunjungan Candi Borobudur capai ribuan orang per hari

Tempat Wisata di Magelang Tutup, Pegawai Candi Borobudur 'Dirumahkan'ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Wiwit menuturkan, sebagai salah satu ikon dan objek wisata di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah, Candi Borobudur menjadi primadona wisatawan, baik dalam maupun luar negeri. Tingkat kunjungan per hari mencapai ribuan wisatawan. 

‘’Apalagi, pada masa libur Lebaran atau Idulfitri tingkat kunjungan bisa meningkat dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Tentu saja kondisi tersebut rentan dan berpotensi pada transmisi atau penularan COVID-19 menjelang. Sehingga, selama Lebaran tahun ini kami tutup dulu,’’ jelasnya.

Baca Juga: Liburan di Candi Borobudur, 21 Wisatawan Ditemukan Reaktif COVID-19

https://www.youtube.com/embed/Bg4nZkBuZzQ

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya