Comscore Tracker

20 Daerah di Jateng ini Masuk PPKM Level 3, Diminta Tambah Vaksinasi

Gus Yasin sarankan santri gayeng ikut bantu pemerintah

Semarang, IDN Times - Sebanyak 20 kabupaten/kota di Jawa Tengah diperintahkan untuk menambah upaya vaksinasi COVID-19 untuk mengurangi penularan virus Corona. Perintah tersebut dilontarkan oleh Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen sebagai tindak lanjut atas pelonggaran PPKM sesuai level masing-masing daerah.

"Saya harap (tiap daerah) digenjot vaksinasi. Ketika vaksinasinya tinggi insyaallah akan turun di level 2," katanya dalam keterangan yang didapat IDN Times, Kamis (21/10/2021).

1. Wonosobo, Temanggung dan Jepara masuk PPKM level 3

20 Daerah di Jateng ini Masuk PPKM Level 3, Diminta Tambah Vaksinasijavatravel.net

Untuk 20 kabupaten/kota level 3 PPKM antara lain Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Tegal, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pati, Kabupaten Magelang, Kabupaten Kudus, Kota Pekalongan, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Jepara, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Brebes, Kabupaten Blora serta Kabupaten Batang.

Baca Juga: Hobi Baru Fadli Padi, Main Merpati Kolong, Berguru Sampai ke Jateng

2. Santri gayeng bisa ikut terlibat menggalakan vaksinasi

20 Daerah di Jateng ini Masuk PPKM Level 3, Diminta Tambah VaksinasiIlustrasi santri di pondok pesantren. ANTARA FOTO/Fauzan

Lebih lanjut, ia menyebutkan berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 53 Tahun 2021, tertanggal 18 Oktober 2021, di Jawa Tengah terdapat 20 kabupaten/kota yang masuk ke dalam level 3 PPKM. 

Ia menyarankan kepada komunitas Santri Gayeng Nusantara supaya ikut terlibat dalam mendukung pemerintah menggalakkan vaksinasi. 

3. Santri bisa koordinasi dengan para Dandim dan Kapolres

20 Daerah di Jateng ini Masuk PPKM Level 3, Diminta Tambah VaksinasiANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Ia menganggap bahwa santri gayeng dapat mengambil peran berkoordinasi dengan pemerintah atau ponpes yang menyelenggarakan vaksinasi.


"Santri bisa berkoordinasi dengan Dandim, Kapolres, dan Pemda setempat untuk berpartisipasi untuk meningkatkan vaksinasi," bebernya.

Baca Juga: Warga Jateng Sudah Kebal COVID-19, Ruang ICU RS Kosong Melompong

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya