Comscore Tracker

Ganjar Lantik 17 Kepala Daerah Terpilih, 3 Daerah Ini Dapat Tugas Berat

Ganjar sentil masalah di Semarang, Demak dan Pekalongan

Semarang, IDN Times - Proses pelantikan kepala daerah terpilih pada Pilkada 2020 digelar di Jawa Tengah pada hari ini, Jumat (26/2/2021). Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melantik 17 kepala daerah. 

1. Pelantikan 17 kepala daerah digelar secara langsung dan virtual

Ganjar Lantik 17 Kepala Daerah Terpilih, 3 Daerah Ini Dapat Tugas BeratGubernur Jateng Ganjar Pranowo saat melantik tiga bupati dan walikota secara langsung. Dok Humas Pemprov Jateng

Tahap pelantikan kepala daerah terbagi dua tahap. Ada tiga pasangan kepala daerah yang dilantik secara langsung oleh Ganjar yaitu pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Bupati dan Wakil Bupati Kendal dan Kabupaten Semarang.

Sedangkan pasangan kepala daerah lainnya dilantik secara virtual. Masing-masing adalah Kota Pekalongan, Kota Magelang dan Kota Surakarta. Selain itu Bupati dan Wakil Kebumen, Rembang, Boyolali, Purbalingga, Blora, Sukoharjo, Purworejo, Wonosobo, Wonogiri, Klaten dan Pemalang.

Untuk empat bupati/wali kota lainnya dari Kabupaten Demak, Grobogan, Sragen dan Pekalongan tidak ikut dilantik lantaran masa tugasnya belum habis.

Dalam prosesi pelantikan secara langsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jalan Pahlawan Semarang, pidato tokoh proklamator sekaligus Presiden Pertama Indonesia, Ir Sukarno menggema di seluruh ruangan.

Baca Juga: Banjir Berhari-hari, Ombudsman Desak Pemkot Semarang Beri Ganti Rugi

2. Bupati dan wali kota terpilih jangan lupa visi misinya

Ganjar Lantik 17 Kepala Daerah Terpilih, 3 Daerah Ini Dapat Tugas BeratSejumlah bupati dan wali kota diambil sumpahnya secara langsung saat pelantikan di Semarang. Dok Humas Pemprov Jateng

Ganjar mengatakan para bupati dan wali kota setelah dilantik, semestinya tidak lupa dengan janji-janjinya yang tertuang dalam visi misinya saat berkampanye.

"Reformasi birokrasi sangat penting dilakukan saat ini, saya katakan, buat saya jabatan ini cuma mandat saja, tuannya ya rakyat. Sehingga mereka diharapkan mengerti dan bekerja sesuai apa yang menjadi visi misinya dulu. Sekarang saatnya dieksekusi," katanya.

3. Ganjar soroti masalah yang terjadi di Kota Semarang, Demak dan Pekalongan

Ganjar Lantik 17 Kepala Daerah Terpilih, 3 Daerah Ini Dapat Tugas BeratPasangan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Hevearita G Rahayu saat disalami Ganjar usai pelantikan. Dok Humas Pemprov Jateng

Lebih lanjut, ia mengaku terdapat berbagai masalah dengan adanya bencana alam yang terjadi belakangan ini.

Termasuk, kata Ganjar, persoalan penanganan COVID-19 yang harus dikebut dan upaya mitigasi bencana. Ganjar mengingatkan kepada Wali Kota Semarang, Bupati Demak dan Wali Kota Pekalongan yang punya daerah rawan bencana, harus lebih serius menangani persoalan yang ada di wilayah mereka.

"Saya minta untuk daerah-daerah rawan bencana, segera koordinasi. Daerah-daerah seperti Pekalongan, Semarang, Demak saya minta serius dan intens menangani ini. Sepertinya di anggaran 2022 harus konsentrasi soal itu, suka tidak suka harus dilakukan karena kondisi emergency," paparnya.

4. Kabupaten Semarang mesti perkuat sistem penghijauan

Ganjar Lantik 17 Kepala Daerah Terpilih, 3 Daerah Ini Dapat Tugas BeratIDN Times/Handoko

Tak cuma itu saja, katanya daerah penyangga juga harus bahu membahu menyelesaikan persoalan bencana alam. Kawasan hulu harus menjaga lingkungan dengan menggiatkan penanaman dan penghijauan. Sementara kawasan hilir harus mempersiapkan perencanaan penanganan bencana dengan matang.

Salah satu upaya harus dilakukan oleh Kabupaten Semarang dengan penguatan sistem penghijauan. "Semua harus bekerja untuk mitigasi bencana, karena BMKG sudah mengingatkan kita cuaca ekstrem dan diminta semua siaga.

"Soal lingkungan, isu perempuan, anak dan difabel juga mesti dikelola khusus karena mereka membutuhkan afirmasi. Saya juga meminta buat kanal aduan online, karena pengaduan konvensional rakyat takut. Semua OPD harus membuka kanal aduan agar masyarakat gampang melapor," pungkasnya.

Baca Juga: 18.240 Keluarga di 15 Kelurahan di Semarang Terkepung Banjir  

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya