Comscore Tracker

Sepekan Terakhir, Warga Semarang Diteror Kawanan Lutung

Gerombolan lutung rusak rumah warga Sendangguwo

Semarang, IDN Times - Sejak sepekan terakhir, sejumlah warga Kampung Sendangguwo, Tembalang Semarang digemparkan dengan kemunculan kawanan lutung. Warga setempat bahkan menemukan beberapa ekor lutung kerap melompat ke atap dan merusak sejumlah rumah.

1. Kawanan lutung awalnya menaiki rumah warga di pagi hari

Sepekan Terakhir, Warga Semarang Diteror Kawanan Lutungpixabay.com

Kawanan lutung tersebut awalnya dipergoki oleh Mashudi, Ketua RW 1, Sendangguwo pada Kamis (28/5) kemarin.

Saat itu, ia dan sejumlah warga terkejut saat ada gerombolan lutung menaiki atap rumah warga sekitar pukul 07.30 WIB pagi.

"Ciri-ciri lutungnya bertubuh besar, gemuk, gerakaannya sangat agresif, berbulu hitam dan tingginya kira-kira seperti anak usia tiga tahun," kata Mashudi saat dikonfirmasi, Selasa (2/6).

Baca Juga: Udara Bersih saat COVID-19, Kijang hingga Lutung Muncul di Gunung Ungaran

2. Warga khawatir kawanan lutung menyerang anak-anak kecil

Sepekan Terakhir, Warga Semarang Diteror Kawanan LutungAparat kepolisian ikut mengantisipasi serangan lutung di Sendangguwo Semarang. Dok Istimewa

Saat melihat kawanan lutung, katanya warga berusaha menangkap dengan mengejar sejauh 200 meter. Namun sayangnya, warga setempat justru kehilangan jejak setelah hewan primata tersebut menyelinap di kebun milik warga sekitar Sendangguwo.

Menurutnya beberapa warga saat ini diliputi rasa was-was lantaran lutung yang bertubuh besar itu bisa mengancam keselamatan mereka.

"Yang paling khawatir itu ibu-ibu yang memiliki anak-anak kecil. Takutnya nanti ada lutung yang nyerang anak kecil pas lagi main di halaman rumah," jelasnya.

3. Banyak pohon rimbun di Sendangguwo jadi tempat persembunyian lutung

Sepekan Terakhir, Warga Semarang Diteror Kawanan LutungKepolisian minta warga tingkatkan penjagaan di kampungnya. Dok Istimewa

Di sisi lain, Bhabinkamtibmas Sendangguwo, Bripka Endar Bayu Cahyono mengatakan saat ini sedang berpatroli untuk mengantisipasi serangan kawanan lutung di Kampung Sendangguwo.

Ia juga meminta warga meningkatkan penjagaan di kampung supaya tidak ada lagi lutung yang masuk ke rumah-rumah.

Dari hasil pantauannya saat ini, banyak pohon-pohon setinggi 10-20 meter yang tumbuh rimbun di sekitar Sendangguwo. Ia menduga lokasi itu bisa menjadi tempat yang tepat untuk sembunyi lutung. 

"Kami minta dinas terkait ikut mengantispasi serangan lutung. Biar dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," akunya.

Baca Juga: Corona, Cadangan Pakan Satwa 9 Bonbin di Jateng Cuma Cukup 3 Bulan

Topic:

  • Fariz Fardianto
  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya