Comscore Tracker

Gibran Ungkapkan Kesedihan Ditinggal Sang Nenek Lewat Karikatur

Gibran mengenang nasihat Sujiatmi Notomiharjo semasa hidup

Surakarta, IDN Times - Putra sulung Presiden Joko "Jokowi" Widodo, Gibran Rakabuming Raka berduka atas kepergian sang nenek, Sujiatmi Notomiharjo, Rabu (25/3) pukul 16.45 WIB di RS DKT Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah. Melalui akun instagramnya, @gibran_rekabuming, mengunggah tiga buah karikatur kenangan bersama sang nenek yang akrab disapa Eyang Noto tersebut.

1. Gibran merindukan nasihat Eyang Noto

Gibran Ungkapkan Kesedihan Ditinggal Sang Nenek Lewat KarikaturInstagram @gibran_rakabuming

Pada postingan yang pertama Gibran menuliskan sebuah kalimat perpisahan dengan Eyang Noto. Dalam postingan itu terdapat gambar kariktur Gibran sembari mengangkat tangan dan berdoa.

"Kami akan rindu nasihat-nasihatmu, Sugeng Tindak, Eyang" tulisnya yang diunggah Rabu (25/3) malam.

Pada postingan selanjutnya, ayah Jan Ethes itu mengaku masih sangat membutuhkan nasihat-nasihat dari sang nenek. Mengingat saat ini ia baru memulai babak baru, meneruskan jejak ayahnya menjadi calon pemimpin di Kota Solo.

Baca Juga: Ibunda Jokowi Wafat, Ganjar: Ibu Sujiatmi Sosok yang Merakyat 

2. Selalu bersikap rendah hati dan tidak pernah merepotkan anak cucu

Gibran Ungkapkan Kesedihan Ditinggal Sang Nenek Lewat KarikaturInstagram @gibran_rakabuming

Di mata Gibran, sosok almarhumah Sujiatmi Notomiharjo adalah sosok eyang yang rendah hati dan berbuat yang bermanfaat.

Bahkan saat sakit pun menurut Gibran, Eyang Noto tidak pernah menunjukkan rasa sakitnya kepada anak-cucunya. Almarhumah masih berusaha mendatangi pengajian dan kegiatan-kegiatan lain. Bahkan datang dengan naik becak sendirian atau meminta diantar sopir.

"Eyang Noto tidak pernah mau membebani anak-cucunya untuk beragam aktivitas beliau. Puasa dan shalat tahajutnya tidak pernah putus, untuk mendoakan kami semua anak-cucunya agar menjadi orang yang berguna untuk orang banyak," tulis suami Selvi Ananda tersebut.

3. Meminta untuk mendoakan dari rumah

Gibran Ungkapkan Kesedihan Ditinggal Sang Nenek Lewat KarikaturInstagram @gibran_rakabuming

Gibran juga memintakan maaf atas kekurangan dan kekhilafan sang nenek semasa hidupnya. Ia juga meminta kepada para follower atau pengikutnya di Instagram untuk menahan diri agar tidak melayat ke rumah duka.

Menurut Gibran hal itu dilakukan untuk menaati anjuran dari pemerintah agar tak mengundang massa disaat pandemi virus corona (COVID-19) saat ini. Ia juga meminta agar para pelayat bisa mendoakan dari rumah.

"Bukan berarti keluarga melarang, tapi dengan tanpa mengurangi rasa hormat, dan mengikuti kebijakan pemerintah terhadap situasi Tanah Air, saya menyarankan untuk mendoakan dari rumah saja," tutup Gibran.

Baca Juga: Ibunda Jokowi Sujiatmi Notomiharjo Sakit Kanker Selama 4 Tahun

Topic:

  • Larasati Rey
  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya