Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
10 Potret Bisnis UMKM Kue Kering Premium di Semarang: Harga Naik, Pesanan Tetap Ramai saat Lebaran
Kue kering Lebaran produk UMKM Seni Rasa di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
  • Permintaan kue kering premium di Semarang meningkat menjelang Lebaran
  • Harga bahan baku naik 20-30%, namun tidak berdampak signifikan pada jumlah pesanan
  • UMKM Seni Rasa membuka pre-order dan siapkan tenaga tambahan untuk memenuhi permintaan
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times – Menjelang Lebaran, permintaan kue kering premium di Semarang terus meningkat, di tengah kenaikan harga bahan baku. Beberapa varian kue seperti nastar, nastar keju, dan kastengel terpaksa harus mengalami kenaikan harga sekitar 20--30 persen dibandingkan tahun lalu.

Meski demikian, hal itu tidak berdampak signifikan pada jumlah pesanan. Salah satunya dialami pelaku UMKM kue kering Seni Rasa di Semarang berikut ini. Keep scolling!

1. Efisiensi tidak memengaruhi penjualan kue kering Lebaran

2. Tahun 2024 lalu, mereka sukses menjual hingga 1700 toples kue kering dalam satu bulan

Karyawan UMKM Seni Rasa mengolah dan membuat kue kering Lebaran di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

3. Tahun 2025, pesanan masih deras bahkan dipresiksi melebihi tahun lalu

Karyawan UMKM Seni Rasa mengolah dan membuat kue kering Lebaran di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

4. Peningkatan penjualan karena mereka menjaga kualitas dengan menggunakan bahan premium

Kue kering Lebaran produk UMKM Seni Rasa yang siap dimasak di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

5. Dengan bahan premium, rasa masih tetap terjamin

Karyawan UMKM Seni Rasa mengolah dan membuat kue kering Lebaran di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

6. Sebagian besar pembeli mengaku rela membayar sedikit lebih mahal tapi mendapatkan kualitas yang terbaik

Karyawan UMKM Seni Rasa memasukkan kue kering Lebaran untuk dipanggang di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

7. Kue kering yang dijual beragam. Mulai dari nastar, kastengel, putri salju, chocho almond sampai kue kacang

Karyawan UMKM Seni Rasa mengolah dan membuat kue kering Lebaran di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

8. Harga per toples mulai Rp65 ribu tergantung jenis kue keringnya

Karyawan UMKM Seni Rasa mengemas kue kering Lebaran di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

9. Harga kue kering yang naik harganya dari tahun lalu adalah jenis nastar, nastar keju, dan kastengel

Karyawan UMKM Seni Rasa mengemas kue kering Lebaran di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

10. Selain kue kering, mereka juga menerima pesanan hampers eksklusif untuk instansi maupun perorangan

Kue kering Lebaran produk UMKM Seni Rasa di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Untuk memenuhi tingginya permintaan, usaha kue kering Seni Rasa Semarang membuka sistem pre-order (PO) sampai H-10 atau Kamis, 20 Maret 2025. Tenaga tambahan juga mereka siapkan agar produksi tetap optimal dan pesanan dapat terpenuhi tepat waktu.

"Kami bersyukur, meski ada kenaikan harga bahan baku, permintaan justru meningkat. Artinya, pelanggan masih percaya pada kualitas produk kami," kata pemilik UMKM Seni Rasa Semarang, Niken Ardhana kepada IDN Times.

Dengan strategi menjaga bahan berkualitas, bisnis kue kering premium di Semarang yang dijalankan Niken optimis bisa mencatatkan penjualan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Gimana, kamu berminat pesan dan mencobanya untuk Lebaran bersama keluarga? Yuk buruan, ya!

Editorial Team