Mekkah Route di Bandara Adi Soemarmo, Solo. (Dok/Istimewa)
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Adi Soemarmo,Hery Purwanto memastikan kesiapan penuh operasional penerbangan haji 2026.
“Bandar Udara Adi Soemarmo siap melaksanakan operasional penerbangan haji, baik embarkasi maupun debarkasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, fase keberangkatan (embarkasi) berlangsung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026 dengan total 81 kloter dan lebih dari 29 ribu jemaah. Sedangkan fase kepulangan (debarkasi) dijadwalkan pada 22 Juni hingga 29 Juni 2026.
Untuk mendukung kelancaran operasional, bandara akan beroperasi selama 24 jam penuh melalui penerbitan NOTAM khusus haji. Selain itu, berbagai fasilitas telah disiapkan, mulai dari area parkir pesawat hingga perangkat keamanan seperti X-ray dan metal detector.
“Kelancaran pelayanan operasional haji tidak lepas dari koordinasi dengan berbagai instansi seperti Kementerian Agama, TNI, Imigrasi, Bea Cukai, hingga maskapai,” tambahnya.
Maskapai Garuda Indonesia menjadi operator utama penerbangan haji, dengan dukungan pesawat cadangan dari Lion Air, San Marino, dan Air Asia.