Semarang, IDN Times - Kasus kekerasan seksual terhadap anak, baik yang dilakukan oleh orang terdekat (inses) maupun pihak luar, kian marak terjadi. Pada situasi darurat ini, relevansi keterlibatan aktif sosok ayah dalam keluarga menjadi sangat krusial.
Sayangnya, Indonesia masih dibayangi oleh fenomena fatherless — kondisi di mana peran dan kehadiran ayah sangat minim dalam pengasuhan anak.
Menyikapi hal tersebut, konsep "Laki-Laki Baru" yang diusung oleh Aliansi Laki-Laki Baru menawarkan solusi konkret. Konsep ini mendorong perubahan paradigma tradisional demi mengoptimalkan tumbuh kembang anak sekaligus mencegah risiko kekerasan sejak usia dini.
