Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Makanan Terlarang yang Bikin Emosi Makin Meledak saat PMS dan Galau!

Kota Semarang
5 Makanan Terlarang yang Bikin Emosi Makin Meledak saat PMS dan Galau!
ilustrasi galau (pexels.com/JESSICA TICOZZELLI)
  • Di balik nikmatnya pelarian makan manis dan ngopi, gula rafinasi dan kafein justru memicu lonjakan hormon stres yang bikin kamu makin cranky.

  • Makanan gurih seperti gorengan dan mi instan diam-diam menciptakan peradangan otak dan perut kembung yang merusak stabilitas mood.

  • Ketimbang makan junk food, beralihlah ke dark chocolate, pisang, atau teh chamomile yang terbukti secara ilmiah ampuh meredakan kecemasan dan menenangkan sistem saraf.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Halo! Siapa nih yang kalau lagi PMS atau nangis karena patah hati, pelarian pertamanya langsung ke aplikasi order makanan online? Saat emosi lagi berantakan, rasanya mengunyah yang manis-manis atau makan mi instan pedas adalah jalan pintas paling cepat untuk merasa bahagia. Tapi, tahukah kamu kalau kebiasaan ini malah bisa jadi bumerang?

Secara biologis, perut dan otak kita terhubung lewat sistem saraf usus (gut-brain axis). Saat hormon seperti serotonin, estrogen, dan progesteron lagi naik-turun, salah pilih comfort food justru bisa bikin cemas, baper maksimal, sampai marah-marah nggak jelas. Biar harimu nggak makin runyam, yuk hindari daftar makanan ini saat kamu sedang berada di fase emosional!

  1. 1. Makanan Tinggi Gula Rafinasi (Si Pemicu Sugar Crash)

    ilustrasi makan donat
    ilustrasi makan donat (pexels.com/Andres Ayrton)

    Saat lagi sedih atau kesal, otak kita memang secara impulsif menuntut makanan manis seperti boba, donat, atau martabak manis demi mendapat dopamin instan. Rasanya memang menenangkan—tapi cuma lima menit.

    Setelah itu, gula rafinasi akan memicu lonjakan glukosa darah secara kilat yang disusul oleh penurunan drastis atau sugar crash. Ketika gula darahmu anjlok, tubuh merespons dengan melepaskan hormon kortisol dan adrenalin untuk menyeimbangkannya. Hasilnya? Kamu mendadak merasa sangat lelah, cemas, sensitif, dan gampang meledak hanya karena masalah sepele.

  2. 2. Minuman Tinggi Kafein (Penguat Hormon Stres)

    Ilustrasi minuman tinggi kafein (pexels.com/Cup of Couple)
    Ilustrasi minuman tinggi kafein (pexels.com/Cup of Couple)

    Siapa yang butuh es kopi susu double shot atau energy drink biar tetap melek saat galau semalaman? Hati-hati, ya. Kafein adalah stimulan yang sifatnya meniru respons stres di dalam tubuh kita.

    Zat ini akan merangsang kelenjar adrenal untuk memproduksi lebih banyak hormon stres (kortisol). Saat sistem sarafmu sudah dalam mode siaga karena PMS, tambahan kafein malah memicu dada berdebar, tangan gemetar, hingga insomnia. Otak jadi mengalami emotional flooding (kewalahan emosional) yang bikin kamu jadi si "sumbu pendek".

  3. 3. Makanan Tinggi Lemak Trans dan Gorengan (Bikin Otak Meradang)

    ilustrasi makanan gorengan
    ilustrasi makanan gorengan (pexels.com/Heidi Brittany Enríquez Esparragoza)

    Ngabisin gorengan kaki lima, kentang goreng, atau ayam goreng tepung memang paling enak buat stress-eating. Sayangnya, makanan yang digoreng dengan minyak hidrogenasi ini kaya akan lemak trans dan asam lemak omega-6.

    Kandungan tersebut memicu inflamasi (peradangan) di tubuh dan otak. Menurut pakar psikiatri nutrisi, tingkat inflamasi tubuh yang tinggi berkorelasi langsung dengan anjloknya produksi serotonin (hormon kebahagiaan) di usus. Alih-alih lega, mood kamu justru bakal makin nggak stabil dan gejala galaumu terasa makin berat.

  4. 4. Makanan Tinggi Natrium/Garam (Bikin Tubuh Begah & Nggak Nyaman)

    Potret mi instan cup
    Potret mi instan cup (pixabay.com/Licht-aus)

    Mi instan, bakso kuah gurih, atau makaroni pedas memang menggoda. Tapi, konsumsi garam atau natrium berlebih bakal membuat tubuhmu menahan terlalu banyak cairan (retensi air).

    Bagi wanita yang sedang PMS, retensi air ini adalah mimpi buruk karena memicu perut kembung (bloating), payudara nyeri, dan badan terasa bengkak. Rasa tidak nyaman secara fisik ini (somatic discomfort) akan mengirimkan sinyal frustrasi konstan ke otak, bikin kamu makin gampang tersinggung dan capek mental.

  5. 5. Minuman Beralkohol (Si Perusak Kualitas Tidur)

    ilustrasi minuman beralkohol, soju, rice wine, bir
    ilustrasi minuman beralkohol, soju, rice wine, bir (pexels.com/J MAD)

    Menjadikan bir atau wine sebagai pelarian saat patah hati mungkin bikin kamu merasa rileks atau mati rasa sejenak. Faktanya, alkohol adalah zat depressant yang menekan sistem saraf pusat.

    Alkohol mengacaukan struktur tidur lelapmu (fase REM) dan menurunkan kadar serotonin secara drastis keesokan harinya, memicu rasa cemas yang parah (hangxiety). Kontrol emosi di otak bagian depan (prefrontal cortex) juga ikut runtuh, membuatmu rentan nge-chat mantan atau melakukan tindakan impulsif yang berujung penyesalan panjang.

    Solusi Comfort Food yang Aman & Menenangkan Supaya craving terpenuhi tanpa bikin emosi meledak, kamu bisa ngemil dark chocolate (minimal 70%) yang kaya magnesium untuk merilekskan otot. Kalau ingin yang mengenyangkan, pilih pisang dan alpukat yang tinggi kalium untuk mencegah perut kembung. Jangan lupa seduh teh chamomile atau green tea yang mengandung L-theanine; terbukti ampuh menurunkan gelombang kecemasan di otak.

    Menjaga apa yang masuk ke perut saat sedang PMS atau galau adalah bentuk self-love paling nyata yang bisa kamu lakukan untuk tubuh dan pikiranmu.

    Nah, dari deretan makanan di atas, mana nih yang paling sering jadi pelarian atau guilty pleasure kamu saat lagi stres? Share di kolom komentar, yuk!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More