Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kendaraan Operasional Dipakai di Temanggung Dinkop: Agrinas Segera Kelola KDMP di Jateng
Seorang mitra UMKM menata barang dagangannya di dalam rak Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • PT Agrinas Pangan Nusantara segera mengambil alih operasional KDMP/KKMP di sejumlah daerah Jawa Tengah, dengan fokus pengelolaan gedung, tenaga kerja terlatih, serta sistem pembayaran non-tunai berbasis aplikasi.
  • Agrinas disebut telah mengelola sejumlah titik KDMP di Purworejo, termasuk pegawai dan sistem operasionalnya. Enam petugas terlatih disiapkan untuk posisi kasir, pengawas, manajer, wakil manajer, dan gudang.
  • Pemprov Jateng masih menunggu Perpres terkait petunjuk teknis pengelolaan. Di Temanggung, 259 dari target 268 KDMP tahap pertama telah dibangun, sementara sembilan lainnya mencapai progres 80–90 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kemarin

Agrinas mulai mengelola sejumlah titik KDMP di Purworejo, termasuk pegawai dan sistem operasionalnya.

Senin (24/8/2026)

Dinkop UMKM Jawa Tengah menyatakan Agrinas akan mengelola gedung KDMP/KKMP dan menempatkan tenaga kerja terlatih. Pemerintah daerah masih menunggu Perpres tentang petunjuk teknis pengelolaan.

Saat ini

Sembilan KDMP tahap pertama yang tersisa di Temanggung masih dibangun dengan progres rata-rata 80 hingga 90 persen.

Dalam waktu dekat

PT Agrinas Pangan Nusantara dipastikan mengambil alih pengoperasian KDMP/KKMP di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PT Agrinas Pangan Nusantara akan mengambil alih pengoperasian KDMP/KKMP di sejumlah daerah Jawa Tengah, dengan fokus pada pengelolaan gedung, sistem operasional, dan penempatan tenaga kerja terlatih.
  • Who?
    PT Agrinas Pangan Nusantara, pengurus KDMP/KKMP, Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah, serta enam petugas terlatih untuk posisi kasir, pengawas, wakil manajer, manajer, dan pegawai gudang.
  • Where?
    Pengoperasian berlangsung di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah, termasuk titik-titik KDMP di Purworejo. Di Temanggung, pembangunan 259 dari 268 KDMP tahap pertama telah selesai.
  • When?
    Pengambilalihan dijadwalkan dalam waktu dekat. Sejumlah KDMP di Purworejo sudah mulai dikelola Agrinas. Kepastian jadwal penempatan petugas di lokasi lain hingga saat ini belum ada.
  • Why?
    Agrinas disebut sebagai kepanjangan tangan pemerintah untuk mempercepat proyek KDMP. Pengelolaan operasional juga masih menunggu ketentuan dalam Perpres mengenai izin dan petunjuk teknis resmi.
  • How?
    Agrinas akan mengelola gedung dan sistem operasi, menempatkan pegawai terlatih, serta menggunakan pembayaran non-tunai melalui sistem dan aplikasi. Pengurus koperasi diharapkan berjalan bersama manajer yang ditunjuk Agrinas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Agrinas akan segera mengurus koperasi Merah Putih di beberapa tempat di Jawa Tengah. Agrinas akan mengatur gedung dan pekerja. Ada enam pekerja yang sudah dilatih. Uang nanti dibayar tanpa uang tunai lewat aplikasi. Di Temanggung, 259 koperasi sudah dibangun. Sembilan lainnya masih dikerjakan dan menunggu barang seperti rak, CCTV, dan AC.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pengelolaan KDMP oleh Agrinas membuka ruang bagi operasional yang lebih terstruktur melalui penempatan tenaga terlatih, sistem layanan berbasis aplikasi, dan pembayaran non-tunai. Di Temanggung, kesiapan fisik juga terlihat dari mayoritas bangunan tahap pertama yang telah rampung atau mendekati selesai, sementara pengurus lokal diharapkan tetap berjalan bersama manajer yang ditunjuk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - PT Agrinas Pangan Nusantara dipastikan dalam waktu dekat mengambilalih pengoperasian Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di sejumlah kabupaten/kota Jawa Tengah

Sistem pengelolaan dari Agrinas akan dititikberatkan pada segi pengelolaan gedung dan menempatkan tenaga kerja yang sebelumnya telah dibekali pelatihan dari pemerintah pusat. 

"Yang kami tahu dan kami sadari bahwa nantinya pengelolaan akan dilakukan Agrinas. Soalnya yang kami ketahui selama ini memang sudah disiapkan ada manajer manajer itu juga. Dan nanti ada sistem pembayaran semua akan non tunai. Itu layanan lewat sistem dan aplikasinya," kata Dessy Arijani, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop UMKM) Jawa Tengah kepada IDN Times, Senin (24/8/2026). 

Terkait dengan banyaknya armada truk hino, pikap dan motor bak roda tiga di KDMP Temanggung yang sudah digunakan, pihaknya menekankan menjadi kewenangan masing-masing pengelola koperasi. 

Ia tak memungkiri bahwa Agrinas memang telah mengambil alih pengoperasian KDMP dan KKMP di beberapa daerah. Salah satu contohnya, katanya di lokasi KDMP Purworejo yang mana belasan titik koperasi juga sudah dikelola Agrinas. 

"Kami dengan Agrinas sejak awal program sampai sekarang tidak pernah berkomunikasi. Tapi yang kami tahu bahwa sudah ada beberapa titik (KDMP) diambil alih oleh Agrinas. Kemarin di Purworejo titik-titik KDMP mulai dikelola Agrinas. Mulai pegawainya, sistem operasinya juga dihalde Agrinas," terangnya. 

Selain itu, terdapat enam petugas Agrinas yang telah dibekali pelatihan fisik dan non fisik akan ditempatkan di KDMP dan KKMP. "Kan ada enam orang yang dilatih jadi pegawai KDMP. Dari tenaga kasir, pengawas, wakil manajer, manajer, pegawai gudangnya. Mereka juga pakai seragam Kopdes. Informasi resmi (kepastian jadwal) belum ada, tapi kemungkinan ke arah sana memang ada," terangnya. 

Lebih lanjut lagi pihaknya masih menunggu ketentuan aturan dalam Perpres dari pemerintah pusat mengenai petunjuk teknis resmi pengelolaan KDMP dan KKMP. 

"Kita tunggu Perpresnya akan diterbitkan terkait izin pengelolaan operasional KDMP. Saya belum bisa ngomong banyak karena belum ada Perpresnya. Ini perkembangannya sangat dinamis. Termasuk regulasinya pasti berubah-ubah terus. Ya kita wait and see saja," jelasnya. 

Soal munculnya kekhawatiran semua pengurus KDMP KKMP akan tergusur dengan adanya sistem pengoperasian dari Agrinas, pihaknya menyarankan antara masing-masing pihak saling berkoordinasi. 

Sebab pembentukan KDMP semula berasal dari arus bawah yang disepakati melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) maupun Musyawarah Kelurahan Khusus (Muskelsus). 

"Semestinya pengelolaan koperasi kan dilakukan pengurus dari bawah. Jadi harusnya pengurusnya bisa jalan bersamaan dengan manajer yang ditunjuk Agrinas. Karena Agrinas kan kepanjangan tangan dari pemerintah untuk mempercepat proyek KDMP," kata Dessy. 

Terpisah, Pemkab Temanggung menyatakan dari target awal 268 KDMP tahap pertama, ada 259 KDMP sudah dibangun. Dandim 0706 Temanggung Letkol Inf Richie Fadly mengatakan, sembilan KDKMP yang tersisa dalam tahap pertama saat ini masih dikerjakan. Progres pembangunannya rata-rata telah mencapai 80 hingga 90 persen.

"Untuk launching sementara menunggu kelengkapan barang-barang yang ada di dalam. Contohnya gerai harus ada rak-raknya, CCTV, AC dan yang lain-lain," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article