Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banjir Mulai Surut, Kereta Api Pelan-pelan Lewati Brumbung Grobogan

IMG-20260216-WA0038.jpg
Lokomotif kereta api melewati petak perlintasan rel Tegowanu Grobogan. (IDN Times/Dok Humas Daop 4 Semarang)

Grobogan, IDN Times - Sejumlah kereta api sudah bisa melewati ruas perlintasan antara Stasiun Tegowanu - Stasiun Brumbung serta di Jembatan BH 59 Km 27+9/0 antara Stasiun Gubug-Stasiun Tegowanu setelah banjir yang merendam bantalan rel mulai berangsur surut.

Perjalanan kereta api, berdasarkan keterangan Daop 4 Semarang sedikit demi sedikit mulai normal.

Sebelumnya, untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, pada pukul 04.35 WIB jalur tersebut ditutup sementara karena genangan air telah menutupi rel dan berpotensi membahayakan perjalanan KA.

Sebagai langkah antisipatif, KAI Daop 4 Semarang menerapkan perubahan pola operasi terhadap sejumlah perjalanan KA dengan memutar melalui lintas Brumbung - Gundih - Gambringan.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan jalur tersebut saat ini sudah dapat dilalui KA dengan kecepatan terbatas karena ketinggian banjir terus menurun.

Pihaknya juga sedang menangani sarana  perlintasan rel kereta api dengan mengerahkan petugas prasarana KAI Daop 4 Semarang.

"Setelah genangan air surut dan dilakukan pemeriksaan menyeluruh, jalur dinyatakan aman untuk dilalui. Pada pukul 06.42 WIB jalur hulu dan gilir di Jembatan 59 petak jalan Tegowanu Brumbung mulai dibuka kembali dan jam 07.30 jalur di BH 46 juga sudah aman dilalui oleh perjalanan kereta api dengan kecepatan terbatas, perjalanan kereta api telah normal. Tidak ada pola operasi memutar," tutur Luqman, Senin (18/2/2026).

Luqman menambahkan bahwa para petugas terus melakukan penanganan intensif di lokasi dengan memantau debit air serta memeriksa kondisi rel, bantalan, dan konstruksi jembatan guna memastikan keamanan jalur.

Pihaknya juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengapresiasi kesabaran dan pengertian seluruh pelanggan selama proses penanganan berlangsung. 

"Kami berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan keandalan perjalanan kereta api," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa perjalanan kereta api terganggu akibat banjir yang terjadi di Jembatan 46 Km 21+9/0 pada petak jalan antara Stasiun Tegowanu Stasiun Brumbung dan Jembatan 59 KM 27+9/0 antara Stasiun Gubug - Stasiun Tegowanu.

Untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, pada pukul 04.35 WIB, jalur tersebut ditutup sementara karena genangan air telah menutupi rel.

Dampak dari banjir akhirnya ada perubahan pola operasi ke KA yang terdampak. Beberapa KA yang memutar lewat Brumbung-Gundih-Gambringan yaitu :

1. KA Gumarang relasi Jakarta - Surabaya 

2. KA Jayabaya relasi Jakarta - Malang

3. KA Harina relasi Bandung - Surabaya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Ditreskrimum Tangani Kasus Penembakan di Rumah Anggota DPRD Jateng

16 Feb 2026, 10:59 WIBNews