Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Operasi Keselamatan Candi 2026 Berakhir, Polda Jateng Fokus Pengamanan Mudik

IMG-20260114-WA0069.jpg
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto. (IDN Times/Dok Humas Polda Jateng)
Intinya sih...
  • Operasi Keselamatan Candi 2026 berakhir pada Minggu (15/2/2026) pukul 24.00 WIB
  • Kepolisian Daerah Jawa Tengah mencatat peningkatan kepatuhan pengendara dan fokus pada pendidikan karakter pengendara
  • Persiapan pengamanan bulan suci Ramadan serta arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah menjadi tantangan selanjutnya bagi Polda Jateng
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times – Operasi Keselamatan Candi 2026 resmi berakhir tepat pada tengah malam nanti, Minggu (15/2/2026) pukul 24.00 WIB. Setelah 14 hari pelaksanaan, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mencatat adanya sinyal positif berupa peningkatan kepatuhan pengendara di berbagai wilayah.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, memberikan apresiasi tinggi kepada warga Jawa Tengah yang mulai menunjukkan kesadaran dalam menjaga ketertiban di jalan raya. Menurutnya, keberhasilan operasi kali ini tidak lagi diukur dari banyaknya tilang, melainkan efektivitas pendekatan humanis kepolisian.

Fokus pada Pendidikan Karakter Pengendara

Selama dua pekan terakhir, jajaran kepolisian lebih banyak mengedepankan dialog simpatik, edukasi ke sekolah-sekolah (Dikmas Lantas), hingga layanan kesehatan bagi pengemudi di rest area.

“Keberhasilan sesungguhnya adalah meningkatnya kesadaran masyarakat. Kami berupaya meletakkan pondasi disiplin berlalu lintas, terutama bagi generasi muda yang merupakan investasi masa depan bangsa,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Minggu siang.

Meski masih ditemukan puluhan ribu pelanggaran yang didominasi usia produktif, data menunjukkan tren penggunaan helm SNI dan kepatuhan jalur (tidak melawan arus) terus membaik secara signifikan di titik-titik pantauan utama.

Persiapan Menuju Arus Mudik Lebaran 1447 H

Berakhirnya operasi ini justru menjadi "pemanasan" bagi jajaran Polda Jateng. Kombes Pol Artanto menegaskan tantangan selanjutnya jauh lebih besar, yakni pengamanan bulan suci Ramadan serta arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah.

Ia mewanti-wanti agar kedisiplinan warga tidak kendor meski masa operasi telah usai. Keamanan arus mudik nanti sangat bergantung pada konsistensi masyarakat dalam mematuhi aturan tanpa perlu diawasi petugas secara ketat.

“Jangan tertib hanya karena ada petugas atau saat operasi berlangsung. Mari kita jadikan Jawa Tengah sebagai contoh wilayah yang beradab dan selamat di jalan raya,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Grebeg Sudiro 2026, Saat Keberagaman Jadi Kekuatan Ekonomi

15 Feb 2026, 23:47 WIBNews