Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BBWS: Banjir Pantura Mangkang Gegara Proyek Pengendali Belum Kelar

BBWS: Banjir Pantura Mangkang Gegara Proyek Pengendali Belum Kelar
Ilustrasi pengendara sepeda motor melintasi banjir. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

Semarang, IDN Times - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana mengakui banjir yang menerjang wilayah Kelurahan Bringin, Mangkang, Semarang disebabkan adanya sejumlah titik proyek sistem pengendali banjir di Kali Bringin yang belum rampung. 

1. BBWS akui belum selesai kerjakan proyek pengendali banjir

Ilustrasi normalisasi Sungai Ciliwung kawasan Kampung Melayu, Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Ilustrasi normalisasi Sungai Ciliwung kawasan Kampung Melayu, Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Kepala BBWS Pemali Juana, Adek Rizaldi mengatakan, tahap proyek pengendali banjir saat ini dikerjakan dengan melakukan normalisasi badan Kali Bringin yang melewati sejumlah bantaran sungai di Mangkang. 

"Jadi kita memang belum selesai melakukan pekerjaan proyek pengendalian banjir. Maka dari beberapa titik yang belum selesai tadi, kemudian airnya masuk ke pemukiman masyarakat," kata Adek ketika dihubungi IDN Times, Jumat (14/10/2022). 

2. Proyek normalisasi Kali Bringin sudah 80 persen

Genangan banjir di kawasan Pasar Induk Rau, Serang, Banten, Selasa (14/9/2021). (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
Genangan banjir di kawasan Pasar Induk Rau, Serang, Banten, Selasa (14/9/2021). (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

Adek menyampaikan normalisasi Kali Bringin yang sedang dikerjakan dengan membersihkan permukaan sungai sepanjang 1,2 kilometer. 

Tahapan pengerjaaannya, kata Adek telah mencapai 80 persen. Proyek normalisasi Kali Bringin ditargetkan BBWS bakal kelar pada akhir Desember 2022 nanti. 

"Saat ini ini pengerjaan proyeknya sekitar 80 persen. Target kita bisa tuntas 100 persen dan selesai di akhir tahun ini. Panjang lokasi proyeknya kurang lebih 1,2 kilometer," akunya. 

3. Proyek dikerjakan saat musim hujan

Ilustrasi - Warga berjalan melintasi banjir di Jalan Jatinegara Barat, Kampung Pulo, Jakarta, Kamis (2/1/2020). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Ilustrasi - Warga berjalan melintasi banjir di Jalan Jatinegara Barat, Kampung Pulo, Jakarta, Kamis (2/1/2020). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Lebih lanjut, Adek berkata dengan total luasan proyek normalisasi mencapai 1,2 kilometer, jumlah anggaran yang dipakai sejak tahun 2020 sampai 31 Desember 2022 sebesar Rp230 miliar. 

Walau demikian, ia bilang bencana banjir tak bisa dihindari ketika proyek normalisasi Kali Bringin sedang dikerjakan. Sebab, normalisasi Kali Bringin dikerjakan ketika wilayah Semarang sedang dilanda hujan lebat dengan kondisi cuaca yang ekstrem. 

"Maka sebagai langkah antisipasinya, kita di lapangan sebenarnya telah siapkan pompa dan alat penyedot. Cuman memang proyek ini berjalan saat terjadinya banjir. Dan emang belum selesai. Dan dari hasil pembacaan pos curah hujan yang kita miliki, kondisi hujan yang terjadi di sana cukup tinggi, sekitar 57 milimeter atau kategorinya lebat," terangnya. 

4. BPBD sebut ribuan warga Mangkang kebanjiran

ilustrasi Petugas BPBD distribusikan makanan buat warga korban banjir (IDN Time/istimewa)
ilustrasi Petugas BPBD distribusikan makanan buat warga korban banjir (IDN Time/istimewa)

Terpisah, Kepala BPBD Kota Semarang, Arif Rudianto menyebutkan ada 1.615 warga Kelurahan Mangkang yang terdampak banjir.

Selain itu, ada 351 rumah terendam banjir di daerah Mangkang. Rinciannya terdapat 300 rumah warga terendam banjir di Mangkang Wetan serta 51 rumah di Kelurahan Wonosari juga terendam banjir. 

"Dapur umum dan pembersihan lumpur pascabanjir juga dilakukan. Dari data tersebut nihil korban jiwa," jelas Arif.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Ciri Regulator Rusak Kena Gas Oplosan dan Cara Membersihkannya

09 Apr 2026, 04:00 WIBNews