Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cuaca Kadang Hujan, Dokter Lapas Kedungpane Pantau Kesehatan Napi
Seorang petugas medis saat memeriksa kesehatan para narapidana di Blok Bima Lapas Kedungpane Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Semarang, IDN Times - Sejumlah sipir Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang diperintahkan untuk rutin berkeliling blok kamar guna memantau kesehatan para narapidana. Pasalnya, dengan cuaca yang tak menentu belakangan ini membuat para narapidana rentan terpapar penyakit.

1. Kalapas perintahkan kontrol kesehatan napi secara rutin

Paramedis Lapas Kedungpane Semarang mengecek kondisi satu persatu narapidana. (IDN Times/Dok Humas Lapas Kedungpane Semarang)

Kepala Lapas Kedungpane, Usman Madjid menyampaikan kini memang perlu jemput bola dengan keliling blok hunian kamar. Apalagi dengan didorong adanya program revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan, maka pemantauan kesehatan diadakan rutin sepekan sekali. 

"Kami akan melakukan kontrol kesehatan keliling di blok-blok hunian warga binaan ini secara rutin. Apalagi, akhir-akhir ini kondisi cuaca tidak tidak menentu, kadang panas kadang hujan. Oleh karena itu, kami tetap menyarankan mereka menjaga kesehatan dan imunitas tubuhnya," kata Usman, Senin (27/11/2023).

2. Ada dua perawat dan satu dokter yang rutin periksa kesehatan napi

Sejumlah narapidana Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang merampungkan pesanan batik tulisnya di bengkel binaan lapas setempat. (IDN Times/Dok Humas Lapas Kedungpane Semarang)

Pemeriksaan kesehatan dilakukan tim medis Klinik Pratama yang terdiri dari seorang dokter dan dua perawat.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan merupakan langkah preventif untuk mengetahui masalah kesehatan sekaligus monitoring penyakit narapidana. 

3. Akan dirujuk kalau ada yang sakit

Situasi lobi RSUD Tugurejo Semarang. IDN Times/Fariz Fardianto

Jika nantinya ada narapidana yang sakit, katanya selama masih bisa ditangani petugas medis lapas maka akan ditangani.

"Bila tidak, kami akan langsung rujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih optimal," tambah Usman. 

4. Belum ditemukan napi yang sakit

13 napi Lapas Kedungpane dibebaskan lebih awal. (Dok Humas Lapas Kedungpane)

Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kedungpane, Agung Nurbani mengemukakan bahwa pihaknya belum menemukan narapidana yang mengalami gangguan kesehatan serius pada Blok Bima.

Namun ia menyarankan mereka tetap menjaga kesehatannya. 

"Kami berharap pemeriksaan kesehatan keliling blok hunian ini dapat menjadi salah satu langkah awal untuk meningkatkan derajat kesehatan bagi warga binaan. Ini merupakan wujud dari pelayanan kita kepada warga binaan, tak hanya menyediakan tempat untuk berobat di klinik, namun kita juga melakukan pemeriksaan kesehatan keliling yang turun ke blok hunian langsung,” ujar Agung.

Editorial Team

Related Article