Demi Amankan Transmisi, PDKB PLN Panjat 32 Tower Tanpa Listrik Padam

- Tim PDKB PLN UPT Salatiga melakukan inspeksi pemanjatan 32 tower transmisi SUTT 150 kV Purworejo–Kebumen tanpa memadamkan listrik demi menjaga keandalan pasokan di Jateng dan DIY.
- Petugas menghadapi medan sulit di area persawahan namun tetap memastikan pemeriksaan fisik peralatan jaringan berjalan aman untuk menjaga suplai listrik masyarakat dan sektor industri.
- Hasil inspeksi menemukan korosi pada beberapa komponen transmisi, mendorong PLN menyiapkan langkah mitigasi teknis guna mencegah gangguan dan menjaga stabilitas sistem interkoneksi Jawa-Bali.
1. Petugas memanjat tower transmisi secara langsung

Pemeriksaan pada 32 tower transmisi di jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) Purworejo–Kebumen itu dilakukan untuk memastikan keandalan sistem transmisi listrik di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dalam proses pemeriksaan, petugas memanjat tower transmisi secara langsung untuk mengecek kondisi fisik peralatan jaringan tegangan tinggi. Tantangan utama datang dari medan persawahan yang cukup jauh dari akses jalan utama sehingga mobilisasi personel dan peralatan harus dilakukan secara khusus.
Meski berada di medan sulit, pekerjaan tetap dilaksanakan tanpa memadamkan aliran listrik. Langkah ini dilakukan agar suplai listrik bagi masyarakat, sektor industri, dan fasilitas umum di koridor selatan Jawa Tengah tetap aman.
3. Temukan anomali pada peralatan transmisi

Dari hasil inspeksi, tim menemukan sejumlah anomali pada peralatan transmisi, di antaranya korosi pada komponen string set isolator, isolator, hingga bagian shackel atau u-bolt ADSS (All-Dielectric Self-Supporting).
Korosi tersebut dipicu paparan cuaca dan kelembapan udara yang tinggi. Jika tidak segera ditangani, kondisi itu berpotensi menurunkan performa mekanis serta fungsi isolasi jaringan transmisi.
Manager PLN UPT Salatiga, Ardylla Rommyonegge mengatakan, inspeksi ini menjadi bentuk komitmen pihaknya dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Jateng dan DIY.
“Pekerjaan climb up inspection ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keandalan sistem transmisi Jateng dan DIY. Semangat Hari Lahir Pancasila kami wujudkan melalui dedikasi mengamankan pasokan listrik untuk kepentingan masyarakat luas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (8/6/2026).
3. Deteksi dini potensi gangguan

PLN UPT Salatiga juga langsung menyiapkan langkah mitigasi teknis berupa penggantian dan perbaikan komponen yang teridentifikasi mengalami korosi.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady menegaskan, inspeksi rutin penting dilakukan untuk mendeteksi dini potensi gangguan pada sistem transmisi.
“Deteksi dini anomali di ruas Purworejo–Kebumen memungkinkan tindak lanjut perbaikan dilakukan secara preventif sebelum terjadi gangguan, sehingga keandalan interkoneksi listrik Jawa-Bali tetap terjaga,” katanya.

















