Desa di Klaten Bagi THR untuk Warga, Total Anggaran Capai Rp585 Juta

- Pemerintah Desa Wunut, Klaten, membagikan THR sebesar Rp250 ribu per warga dengan total anggaran Rp585 juta kepada 2.341 penerima menjelang Lebaran 2026.
- THR tersebut berasal dari pendapatan wisata Umbul Pelem yang dikelola BUMDes, dengan pemasukan tahun 2025 mencapai Rp5,1 miliar atau naik sekitar Rp400 juta dibanding tahun sebelumnya.
- Warga merasa terbantu memenuhi kebutuhan Lebaran dan berharap pengelolaan wisata desa terus berkembang agar program THR dapat berlanjut serta meningkat di masa mendatang.
Klaten, IDN Times - Warga Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tampak sumringah saat mendatangi Gedung Serbaguna desa pada Kamis (5/3/2026). Mereka mengantre sejak pukul 09.00 WIB untuk menerima tunjangan hari raya (THR) yang dibagikan pemerintah desa.
Di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil menjelang Lebaran, bantuan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat. Pemerintah Desa Wunut membagikan uang tunai Rp250 ribu kepada setiap warga.
Total anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp585.250.000 dan diberikan kepada 2.341 warga desa.
1. Pendapatan wisata desa jadi sumber THR

Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistiya Setiawan, menjelaskan bahwa pembagian THR berasal dari pendapatan pengelolaan objek wisata Umbul Pelem yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Ia mengatakan, pada tahun ini besaran THR yang diterima warga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2024 warga menerima Rp200 ribu per orang, tahun ini jumlahnya naik menjadi Rp250 ribu.
Menurut Iwan, peningkatan itu sejalan dengan naiknya pendapatan wisata Umbul Pelem. Pada 2025, destinasi wisata tersebut mencatatkan pemasukan sebesar Rp5,1 miliar, meningkat sekitar Rp400 juta dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp4,7 miliar.
“Untuk pendapatan tahun ini (2025) Umbul Pelem Rp 5,1 miliar. Dibandingkan tahun 2024 ada kenaikan sekitar Rp 400 juta. Jadi yang kita bagikan pendapatan tahun 2025,” jelas Iwan, Kamis (5/3/2026).
Hasil dari pengelolaan wisata itulah yang kemudian dibagikan kembali kepada warga sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan potensi desa.
2. Warga manfaatkan THR untuk kebutuhan Lebaran

Salah satu warga, Darsono (57), mengaku bersyukur dengan adanya pembagian THR tersebut. Dalam keluarganya terdapat lima orang, sehingga total uang yang diterima mencapai Rp1.250.000.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Pasti senang dan bersyukur dapat THR dari pemerintah desa. Ini sangat membantu untuk kebutuhan Lebaran keluarga,” ujarnya.
Darsono yang juga membuka warung di kawasan wisata Umbul Pelem mengatakan uang itu langsung dibagikan kepada istri dan anak-anaknya.
3. Harapan wisata desa terus berkembang

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Hesti Mulyami. Ia juga menerima total Rp1.250.000 karena terdapat lima anggota keluarga dalam satu rumah.
Hesti berencana menggunakan uang tersebut untuk membeli kebutuhan anak-anaknya menjelang Lebaran, termasuk pakaian baru.
Ia juga mengaku beruntung menjadi warga Desa Wunut karena program serupa sudah dilakukan tahun sebelumnya dengan nominal Rp200 ribu per orang.
“Alhamdulillah bisa untuk beli baju Lebaran anak-anak. Semoga wisata di desa kami semakin maju supaya THR ke depannya juga bisa bertambah,” katanya.


















