Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dibaca Sebelum Magrib, Ini Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam 1448 H
ilustrasi berdoa bersama (pexels.com/Dio Alif Utomo)
  • Pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H menjadi momen refleksi diri dan doa bagi umat Muslim untuk memohon ampunan serta keberkahan di tahun baru.
  • Doa akhir tahun dibaca tiga kali sebelum Magrib pada hari terakhir Dzulhijjah, sedangkan doa awal tahun dibaca tiga kali setelah Magrib saat memasuki 1 Muharram.
  • Kedua doa bersumber dari kitab Kanzun Najah was-Surur karya Syeikh Abdul Hamid Al-Quds, berisi permohonan ampunan, perlindungan dari setan, dan harapan mendekatkan diri kepada Allah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada pertengahan Juni 2026 menjadi momen yang sangat dinantikan oleh umat Muslim. Momen transisi ini bukan sekadar pergantian kalender biasa, melainkan waktu yang berkah untuk mengintrospeksi diri atas segala amalan yang telah diperbuat selama setahun ke belakang.

Dalam tradisi Islam Nusantara, momen ini biasanya diisi dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun. Doa ini dipanjatkan sebagai bentuk ikhtiar memohon ampunan atas kekhilafan masa lalu dan mengharapkan perlindungan serta keberkahan untuk tahun yang baru.

Biar ibadahmu makin mantap, berikut adalah 3 panduan penting beserta teks doa akhir dan awal tahun baru Islam 1448 H yang dirangkum lengkap dengan sumber referensi kitabnya. Yuk, catat dan amalkan, Lur!

1. Waktu Utama Membaca Doa Sebelum dan Sesudah Magrib

ilustrasi berdoa bersama (pexels.com/Muhaimin Abdul Aziz)

Hal pertama yang wajib kamu pahami adalah aturan waktu membacanya. Berbeda dengan kalender Masehi yang pergantian harinya dimulai pada pukul 00.00 tengah malam, kalender Hijriah menghitung pergantian hari sejak matahari terbenam (waktu Magrib).

Doa Akhir Tahun: Dibaca pada hari terakhir bulan Dzulhijjah (sebelum memasuki 1 Muharram), tepatnya di waktu Asar atau menjelang Magrib. Sangat dianjurkan untuk membacanya sebanyak 3 kali.

Doa Awal Tahun: Dibaca setelah masuk waktu Magrib ketika 1 Muharram resmi dimulai. Doa ini juga dianjurkan dibaca sebanyak 3 kali setelah menunaikan ibadah salat Magrib.

2. Teks Doa Akhir Tahun Dibaca Sebelum Magrib

Ilustrasi Berdoa Kepada Ilahi (pexels/Tugba Ozsoy)

Amalan doa akhir tahun ini bersumber dari penjelasan para ulama terkemuka, salah satunya tercantum dalam kitab Kanzun Najah was-Surur fi Ad'iyatin Tasyrahus Shudur karya Syeikh Abdul Hamid Al-Quds, seorang ulama besar sekaligus imam di Masjidil Haram Makkah.

Berikut adalah lafal doa, transliterasi, serta artinya:

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِيْ هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ، وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ، وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ، فَإِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ، وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ، فَأَسْأَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Allāhumma mā ‘amiltu min ‘amalin fī hādzihis sanati mā nahaitanī ‘anhu wa lam atub minhu, wa lam tardlahu wa lam tansahu, wa halumta ‘alayya ba‘da qudratika ‘alā ‘uqūbatī, wa da‘autanī itat taubati minhu ba‘da jarā’atī ‘alā ma‘shiyatika, fa innī astaghfiruka faghfir lī, wa mā ‘amiltu fīhā mimmā tardlāhu wa wa‘adtanī ‘alaihit tsawāba, fa as’aluka an tataqabbalahu minnī, wa lā taqtha‘ rajā’ī minka yā karīmu.

Artinya:

"Ya Allah, segala amal yang kuperbuat di tahun ini yang Engkau larang dan aku belum bertobat, Engkau tidak rida dan tidak melupakannya, dan Engkau berbaik hati padaku padahal Engkau mampu menyiksaku, maka aku memohon ampunan-Mu, ampunilah aku. Dan apa yang telah kuperbuat di tahun ini yang Engkau ridai dan Engkau janjikan pahala, aku memohon agar Engkau menerimanya dariku, dan jangan putuskan harapanku pada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Mulia."

3. Teks Doa Awal Tahun Dibaca Setelah Magrib

ilustrasi berdoa (freepik.com/jcomp)

Sama halnya dengan doa akhir tahun, kesunahan membaca doa awal tahun ini juga disarikan dari kitab Kanzun Najah was-Surur yang mengutip amalan para salafus saleh (generasi terdahulu yang saleh). Doa ini dibaca untuk memohon perlindungan dari godaan setan dan bala bencana selama setahun ke depan.

Berikut adalah lafal doa awal tahun yang bisa kamu baca:

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ الْمُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Allāhumma antal-abadiyyul-qadīmul-awwalu, wa ‘alā fadhlikal-‘adhīmi wa karīmi jūdikal-mu‘awwalu, wa hādzā ‘āmun jadīdun qad aqbala, as’alukal-‘ishmata fīhi minasy-syaithāni wa auliyā’ihi, wal-‘auna ‘alā hādzihin-nafsil-ammārati bis-sū’i, wal-isytighāla bimā yuqarribunī ilaika zulfā, yā dzal-jalāli wal-ikrām.

Artinya:

"Ya Allah, Engkau Yang Abadi, Yang Qadim, dan Yang Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, tahun baru ini telah datang. Aku memohon perlindungan-Mu di tahun ini dari setan dan para pengikutnya, bantuan untuk mengendalikan nafsu yang sering mengajak pada keburukan, serta kesibukan dalam amalan yang mendekatkanku pada-Mu. Wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan."

Melafalkan kedua doa di atas merupakan bentuk adab seorang hamba yang tahu diri. Kita menutup buku catatan amal lama dengan istigfar (memohon ampunan), dan membuka lembaran buku baru dengan basmalah serta doa kebaikan.

Nah, itulah panduan 3 listicle penting mengenai teks doa akhir dan awal tahun baru Islam 1448 H. Jangan lupa pasang alarm di HP agar kamu bisa membaca doa akhir tahun tepat sebelum azan Magrib berkumandang ya, Lur. Selamat menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, semoga kita selalu dalam lindungan-Nya!

FAQ Seputar Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam

Apakah membaca doa akhir dan awal tahun baru Hijriah merupakan hal yang wajib?

Tidak wajib. Membaca doa akhir dan awal tahun hukumnya adalah sunah atau dianjurkan (mustahab) sebagai amalan baik untuk menutup dan membuka lembaran tahun dengan berzikir dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Bagaimana jika saya terlambat dan baru sempat membaca doa akhir tahun setelah waktu Magrib?

Jika waktu Magrib sudah lewat, secara kalender Hijriah Anda sudah memasuki hari pertama bulan Muharram. Anda tidak perlu mengulang doa akhir tahun, melainkan bisa langsung membaca doa awal tahun saja, karena waktu utama doa akhir tahun sudah habis.

Bolehkah wanita yang sedang haid atau nifas mengamalkan doa akhir dan awal tahun ini?

Boleh. Wanita yang sedang haid atau nifas tetap dianjurkan membaca doa ini. Karena esensi dari doa ini adalah zikir dan permohonan ampun, bukan ibadah ritual syariat yang membutuhkan kesucian fisik seperti salat atau menyentuh mushaf Al-Qur'an.

Siapakah sahabat Nabi yang pertama kali mengusulkan penentuan awal kalender Hijriah dimulai dari bulan Muharram?

Kalender Hijriah diprakarsai oleh Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu, namun usulan agar bulan Muharram dijadikan sebagai bulan pertama dalam setahun datang dari sahabat Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu.

Editorial Team

Related Article