Semarang, IDN Times - Pemkot Semarang buka suara mengenai polemik pengelolaan KKMP Sampangan di Kecamatan Gajahmungkur. Seperti diberitatan, para pengurus KKMP Sampangan diminta melakukan pengosongan barang setelah adanya proses mediasi dengan pihak TNI.
Dinkop Semarang: Agrinas akan Take Over KKMP Sampangan

- Dinkop UMKM Kota Semarang bertemu pengurus KKMP Sampangan menyusul polemik pengoperasian koperasi dan permintaan pengosongan barang setelah mediasi dengan pihak TNI.
- Kepala Dinkop Margareta Mita Dewi Sopa menyatakan Agrinas akan mengambil alih barang kebutuhan pokok, sementara barang kebutuhan lain tetap dapat dijual pengurus KKMP Sampangan.
- Pemkot Semarang menyebut pengurus dan anggota koperasi masih dapat menjalankan fungsi operasional, namun kepastian aturan serta pengambilalihan pengelolaan oleh PT Agrinas masih menunggu informasi pusat.
Kepala Dinkop UMKM Kota Semarang Margareta Mita Dewi Sopa mengatakan pihaknya tadi pagi telah melakukan pertemuan dengan para pengurus KKMP Sampangan untuk mengatasi persoalan pengoperasian koperasi.
"Karena ini sudah menjadi keputusan dan kebijakan dari pemerintah, maka nantinya Agrinas yang akan melakukan take over barang-barang ke KKMP Sampangan," kata Mita saat pertemuan dengan pengurus KKMP Sampangan, Kamis (20/8/2026).
Barang-barang yang ditake over oleh Agrinas, ia memperkirakan hanya produk kebutuhan pokok. Sedangkan barang kebutuhan lainnya masih bisa dijual oleh pengurus KKMP Sampangan.
Meski begitu, ia mengklaim para anggota dan pengurus KKMP Sampangan yang selama ini sudah terbentuk masih bisa menjalankan operasional koperasi tersebut.
Pihaknya mendapat informasi bahwa KKMP Sampangan memiliki tujuh pengurus inti. Terdiri dari ketua, wakil ketua, sektetaris, anggota dan petugas badan pengawas perkoperasian.
Ia menyarankan supaya pengurus dan anggota KKMP Sampangan tidak perlu khawatir karena pihaknya masih menunggu informasi lanjutan dari pemerintah pusat.
"Ini hanya bentuk kekhawatiran. Yang terpenting mereka masih bisa menjalankan fungsinya sebagai pengurus koperasi," jelasnya.
Asisten Pemerintahan Setda Kota Semarang Budi Prakosa mengakui masih menunggu kepastian aturan baku terkait kelanjutan pengelolaan KKMP Sampangan.
Mengenai apakah PT Agrinas benar-benar melakukan take over pengelolaan KKMP Sampangan, pihaknya belum dapat informasi yang jelas. "Kami belum dapat infonya. Kami tadi masih sebatas mengumpulkan info-info dari pengurus koperasinya. Kepastian lainnya masih nunggu kabar lagi," terangnya.






















