Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mediasi Buntu, Pengurus KKMP Sampangan Kosongkan Barang

Kota Semarang
Mediasi Buntu, Pengurus KKMP Sampangan Kosongkan Barang
Seorang pengurus KKMP Sampangan Semarang menunjukan dus-dus berisi bahan pangan yang dipindahkan ke Kantor Kelurahan Sampangan. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • KKMP Sampangan Semarang berhenti beroperasi setelah pengurus memindahkan barang dagangan ke Kantor Kelurahan Sampangan usai mediasi dengan Koramil Gajahmungkur tidak menghasilkan kesepakatan.
  • Delapan anggota Koramil disebut meminta pengosongan bangunan secara mendadak atas perintah pimpinan; menurut pengurus, PT Agrinas akan mengisi barang di lokasi tersebut.
  • Beras, sembako, dan tabung elpiji telah dipindahkan, sementara makanan dijual kepada anggota. Pengurus tidak lagi memakai bangunan dan menunggu solusi lokasi baru dari Pemkot.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Bangunan KKMP Sampangan Semarang mulai hari ini, Kamis (20/8/2026) tidak lagi beroperasi. Pasalnya, sejumlah pengurus telah diminta memindahkan semua barang-barang dagangan ke kantor Kelurahan Sampangan yang berjarak sekilo dari lokasi koperasi.

Berdasarkan pengakuan sejumlah pengurus KKMP Sampangan, pemindahan barang dilakukan setelah proses mediasi dengan pihak Koramil Gajahmungkur tidak membuahkan hasil.

  1. 1. Pengosongan barang dilakukan kemarin siang

    Kondisi KKMP Sampangan di Semarang yang berhenti beroperasi setelah perintah pengosongan barang dari TNI.
    KKMP Sampangan Semarang kini tidak lagi beroperasi setelah muncul perintah dari TNI untuk melakukan pengosongan barang. (IDN Times/Fariz hours)

    Seorang anggota KKMP Sampangan berkata mediasi dilakukan ketika delapan anggota Koramil Gajahmungkur datang ke KKMP Sampangan Rabu siang kemarin untuk berembug mengenai perubahan teknis pengoperasian koperasi tersebut.

    "Itu kejadiannya siang kemarin, ada delapan TNI datang ke KKMP naik motor. Terus kita mediasi. Mereka minta pengosongan barangnya saat itu juga. Kata mereka sudah jadi perintah pimpinan," kata seorang pengurus KKMP Sampangan kepada IDN Times, Kamis (20/8/2026).

  2. 2. Agrinas akan mengisi barang-barang di KKMP Sampangan

    ASN Pemkot Semarang dan pengurus KKMP Sampangan duduk bermediasi di dalam ruangan membahas polemik operasional koperasi.
    Sejumlah ASN Pemkot Semarang bersama pengurus KKMP Sampangan Semarang mediasi untuk mencari solusi di tengah polemik operasional KKMP Sampangan. (IDN Times/Fariz Fardianto)

    Ketua KKMP Sampangan Semarang Kuncar Asriyanto membenarkan terkait adanya permintaan dari TNI agar bangunan KKMP Sampangan dikosongkan. "Kata mereka dari PT Agrinas akan mengisi barang-barang yang ada disitu," ujar Kuncar saat ditemui di kantor Kelurahan Sampangan.

    Ia bilang permintaan pengosongan barang sangat mendadak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Atas permintaan tersebut, beberapa anggota dan pengurus KKMP Sampangan syok karena pendirian koperasi berasal dari kesepakatan Musdesus. 

    Bahkan, menurut Kuncar pihaknya berperan mencarikan lokasi lahan KKMP di belakang puskesmas hingga mengurus izin pengoperasian ke Balaikota.

    "Tetapi tentu kami sudah diminta oleh perwakilan Pemkot untuk menjaga semangat pengurus dan anggota koperasi meski tidak bisa lagi menempati lokasi KKMP. Apakah nantinya akan menempati tempat lain, Pak Asisten tadi bilang akan dicarikan solusinya," ujar Kuncar.

  3. 3. Bangunan KKMP Sampangan sudah tidak digunakan

    Kuncar Asriyanto, Ketua KKMP Sampangan, bersama para anggota memprotes pengosongan KKMP Sampangan.
    Kuncar Asriyanto Ketua KKMP Sampangan bersama para anggotanya saat memprotes pengosongan KKMP Sampangan. (IDN Times/Fariz Fardianto)

    Lebih jelas lagi, berbagai barang seperti beras dan sembako lainnya di dalam KKMP Sampangan kini telah dipindahkan ke lantai dasar Kantor Kelurahan Sampangan. Sementara puluhan kilo tabung gas elpiji juga dipindahkan ke tempat lainnya.

    Untuk sejumlah makanan yang selama ini dipajang di KKMP Sampangan juga telah dijual ke anggota koperasi. 

    "Jadi kami dari KKMP sudah tidak menggunakan bangunan tersebut. Terkait kapan Agrinas akan memakai bangunan KKMP Sampangan, kami tidak tahu karena tidak ada infonya," bebernya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More