Semarang, IDN Times - Dinas Kebudayaan Pariwisata, Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jawa Tengah menggelar program On The Spot (OTS) dengan menyisir potensi wisata religi di wilayah Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus dan Kota Semarang.
Kegiatan dilakukan sebagai upaya strategis untuk mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus mengenalkan sejarah Islam kepada Gen Z di wilayah Pantura.
Sekretaris Disbudparekraf Jateng, Endro Wicaksa mengatakan kegiatan On The Spot yang diikuti jurnalis, dan influencer mengunjungi beberapa titik di antaranya makan Sunan Muria Kudus. Di mana wisata tersebut menawarkan sensasi wisata religi berbalut keindahan alam yang asri.
"Kami ingin ajak jurnalis dan influencer supaya nantinya hasil kontennya bisa menyampaikan pengalaman kepada masyarakat. Target wisata meningkat dan semakin diminati oleh masyarakat," kata Endro, Selasa (19/5).
Bahwa wisata religi, pihaknya menyampaikan tidak semata-mata untuk hanya sekedar berdoa. Namun, di sisi lain tersimpan nilai edukasi, toleransi budaya, dan sejarah bangsa.
"Jadi kami ingin mengubah paradigma bahwa wisata religi hanya sekadar datang dan berdoa. Lebih dari itu, ada nilai edukasi, toleransi budaya, dan sejarah bangsa yang luar biasa yang bisa kita 'jual' ke paket wisata yang lebih modern," ungkapnya.
