Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Drainase Flyover Madukoro Semarang Bermasalah, Bisa Jadi Pemicu Banjir

Drainase Flyover Madukoro Semarang Bermasalah, Bisa Jadi Pemicu Banjir
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat melakukan pantauan dan sidak lapangan di bawah Flyover Madukoro bersama jajaran OPD dan BPJN, Selasa (26/3/2024). (dok. Pemkot Semarang)
Share Article

Semarang, IDN Times - Pemerintah Kota Semarang mendesak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) untuk melakukan pembenahan crossing drainase yang berada di bawah Flyover Jalan Madukoro. Sebab, di lokasi tersebut terjadi penyempitan saluran dan dapat memicu banjir

1. Pemkot koordinasi dengan BPJN

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat melakukan pantauan dan sidak lapangan di bawah Flyover Madukoro bersama jajaran OPD dan BPJN, Selasa (26/3/2024). (dok. Pemkot Semarang)
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat melakukan pantauan dan sidak lapangan di bawah Flyover Madukoro bersama jajaran OPD dan BPJN, Selasa (26/3/2024). (dok. Pemkot Semarang)

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPJN untuk menyampaikan masalah penyempitan saluran di bawah Flyover Madukoro.

"Saya sudah minta ke BPJN untuk pembenahan crossing sebelah kantor ESDM atau tepatnya di bawah Flyover Madukoro. Karena terjadi (penyempitan-red) dari besar kemudian menjadi kecil dan tertutup akibat pembangunan flyover," ungkapnya, Selasa (26/3/2024).

Menurut dia, curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa waktu yang lalu, membuat Perumahan Semarang Indah dan sejumlah kantor di Jalan Madukoro Raya terdampak genangan. Hal itu disinyalir adanya penyempitan saluran.

2. Buat kawasan Puri Anjasmoro tergenang

Petugas menggali endapan tanah untuk membuat jalur drainase air banjir supaya dapat terbuang ke arah Kali Tenggang di kawasan Jalan Pantura Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/3/2024). Pemerintah Kota Semarang memasang lima pompa penyedot air yang disebar ke sejumlah titik di jalur pantura Kaligawe kota itu sebagai upaya menangani sisa banjir rob yang masih merendam kawasan itu sekitar 20 cm - 50 cm akibat intesitas hujan tinggi pada Selasa (12/3/2024) disertai kurang lancanya draina
Petugas menggali endapan tanah untuk membuat jalur drainase air banjir supaya dapat terbuang ke arah Kali Tenggang di kawasan Jalan Pantura Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/3/2024). Pemerintah Kota Semarang memasang lima pompa penyedot air yang disebar ke sejumlah titik di jalur pantura Kaligawe kota itu sebagai upaya menangani sisa banjir rob yang masih merendam kawasan itu sekitar 20 cm - 50 cm akibat intesitas hujan tinggi pada Selasa (12/3/2024) disertai kurang lancanya draina

"Ini salah satunya yang menyebabkan air meluber saat terjadi hujan, karena air gak bisa segera masuk ke kali ini," kata perempuan yang akrab disapa Ita.

Selain itu, penyempitan saluran itu juga membuat kawasan Puri Anjasmoro tergenang karena crossing menuju Rumah Pompa Madukoro tak lancar.

"Ini jelas berdampak ke masyarakat, seperti contohnya yang crossing dari Puri Anjasmoro ke rumah pompa Yos Sudarso ini kan juga lama. Karena elevasinya tinggi tapi mau masuk ke Yadora itu kecil dan air harus ngantre. Sehingga kalau crossingnya besar bisa ditarik pompa, sehingga cepat tidak terjadi genangan di wilayah ini," jelasnya.

Hal tersebut juga terjadi di wilayah Puri Anjasmoro yang saluran airnya besar tapi crossingnya kecil.

3. Cari solusi masalah banjir di Semarang

Pengendara motor dan mobil berusaha menembus banjir yang merendam di kawasan Jalan Raya Arteri Soekarno-Hatta, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/3/2024). (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)
Pengendara motor dan mobil berusaha menembus banjir yang merendam di kawasan Jalan Raya Arteri Soekarno-Hatta, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/3/2024). (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)

"Saya minta dua hal ke BPJN, terkait crossing dan pelurusan jembatan. Harapannya BPJN bisa membantu pembiayaannya sekaligus pengerjaan," terang Ita.

Sementara itu, Pemkot Semarang terus mencari solusi terkait permasalahan genangan dan banjir di Ibu Kota Jawa Tengah. Salah satunya dengan berkolaborasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

"Kami berharap bisa segera terealisasi. Jangan sampai flyover (Jalan Madukoro-red) sudah dibangun, penataannya sudah bagus tapi saat terjadi curah hujan yang tinggi malah terjadi permasalahan," tandasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

Dear Para Orang Tua! Jangan Biarkan Anak-anak Bermain di Rel KA, Ini Bahayanya

28 Jun 2026, 05:00 WIBNews