Pelaksanaan Malam Selikuran yang digelar di Masji Agung Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
Kubu Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo atau kubu Pakubuwono XIV Hangabehi menggelar kirab dengan rute dari Kori Kamandungan Keraton Solo, mengelilingi kawasan Baluwarti, dan berakhir di Masjid Agung Solo.
Peserta kirab terdiri dari abdi dalem yang membawa lampu lampion, obor serta tumpeng sewu yang ditempatkan dalam wadah berupa jodang. Tumpeng tersebut sebelumnya didoakan sebelum kemudian dibagikan kepada masyarakat yang mengikuti acara. Meski tam dihadiri oleh PB XIV Hangabehi secara langsung, pelaksanaan Malam Selikuran berlangsung khidmat dan dihadiri oleh ratusan abdi dalem.
Ketua Eksekutif LDA Keraton Solo, KPH Eddy Wirabhumi, menjelaskan malam Selikuran sering dimaknai sebagai malam seribu bintang. Oleh karena itu, dalam kirab tersebut dibawa tumpeng sewu yang ditempatkan dalam delapan ancak atau jodang.
“Tumpeng sewu dibagikan kepada yang hadir mengikuti acara malam Selikuran. Selebihnya kepada masyarakat,” kata Eddy, Senin (9/3/2026) malam.