Duh, Ekonomi Jateng Melambat di Triwulan III 2023, Capai 4,92 Persen

Semarang, IDN Times - Ekonomi Provinsi Jawa Tengah tumbuh melambat pada triwulan III 2023. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat perekonomian tumbuh mencapai 4,92 persen (yoy).
1. Lapangan usaha informasi dan komunikasi tumbuh paling tinggi

Angka tersebut lebih rendah apabila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi periode sama tahun 2022, yakni mencapai 5,24 persen.
Kepala BPS Jateng, Dadang Hardiwan mengatakan, dari capaian tersebut lapangan usaha informasi dan komunikasi mengalami pertumbuhan tertinggi yang mencapai 12,6 persen.
2. PDRB di Jateng sebesar Rp426.615,38 miliar

"Dari sisi pengeluaran, kenaikan tertinggi terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga sebesar 7,14 persen," ungkapnya dalam siaran pers secara daring, Senin (6/11/2023).
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah atas dasar harga berlaku pada triwulan III 2023 tercatat sebesar Rp428.615,38 miliar. Sementara jika atas dasar harga konstan, PDRB Jawa Tengah mencapai Rp277.865,85 miliar.
3. Jateng penyumbang perekonomian terbesar

‘’Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha informasi dan komunikasi, yaitu sebesar 12,60 persen. Kemudian dari sisi struktur, lapangan usaha industri pengolahan mendominasi struktur ekonomi Jateng pada triwulan III 2023 dengan kontribusi sebesar 33,74 persen,’’ jelasnya.
Dadang menambahkan, dalam kondisi tersebut Jateng masih menjadi penyumbang perekonomian terbesar di Pulau Jawa dengan kontribusi sebesar 14,52 persen, di bawah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.



















