Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sudah Empat Tenaga Medis di Jepara Meninggal Saat Wabah COVID-19

Sudah Empat Tenaga Medis di Jepara Meninggal Saat Wabah COVID-19
Petugas dengan menggunakan APD lengkap sedang mengangkat peti jenazah seorang PDP COVID-19 yang hendak dimakamkan di TPU Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Rabu (29/4). Dok.Diskominfo Pemkot Madiun
Share Article

Jepara, IDN Times - Jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Jepara, yang meninggal saat penanggulangan wabah COVID-19 bertambah menjadi empat orang dari sebelumnya yang hanya dua orang.

Empat orang tenaga kesehatan yang meninggal tersebut dua diantaranya dinyatakan positif COVID-19.

1. Dua orang tenaga medis yang meninggal terkonfirmasi positif COVID-19

Pemakaman korban COVID-19 (IDN Times/Athif Aiman)
Pemakaman korban COVID-19 (IDN Times/Athif Aiman)

Dari empat tenaga medis yang meninggal tersebut, dua diantaranya telah dinyatakan positif terpapar virus corona.

"Hingga kini, memang ada empat orang tenaga kesehatan yang meninggal di tengah pandemi COVID-19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Jepara Fakhrudin di Jepara, Kamis.

Ia mengungkapkan dari keempat tenaga kesehatan, tercatat ada dua orang yang terkonfirmasi positif COVID-19.

2. Pasien meninggal saat masih berstatus PDP

Ilustrasi swab test. Dok.Kementerian BUMN
Ilustrasi swab test. Dok.Kementerian BUMN

Kasus pertama, dialami tenaga kesehatan asal Kalinyamatan saat meninggal masih berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), namun setelahnya hasil tes usap (swab) tenggorokannya keluar diketahui positif COVID-19.

Sementara kasus kedua, merupakan perawat RSUD RA Kartini Jepara yang meninggal Rabu (24/6) dan hasil usap tenggorokannya belum keluar, kemudian disusul perawat di Puskesmas Bangsri I yang meninggal akibat COVID-19 dan hasil usap tenggorokan terkonfirmasi positif.

"Khusus untuk dokter yang bertugas di Klinik Welahan Jepara, kami belum bisa menjelaskan secara detail karena meninggalnya di Semarang dan almarhumah juga memungkinkan dicatat di Kudus," ujarnya.

3. Hasil rapid test sebanyak 50 orang tenaga medis reaktif

medium.com
medium.com

Jumlah tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Jepara juga mencapai 50-an orang, sedangkan hasil tes cepat COVID-19 yang dinyatakan reaktif juga cukup banyak.

Berdasarkan data COVID-19 dari website https://corona.jepara.go.id/ hari ini (25/6) pukul 18.00 WIB, tercatat jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah menjadi 261 kasus atau meningkat dibandingkan dengan hari Rabu (24/6) jumlahnya tercatat sebanyak 239 kasus.

Sementara pasien positif COVID-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 230 orang, sebanyak 214 pasien di antaranya merupakan pasien asal Kabupaten Jepara dan 16 pasien dari luar daerah.

Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 14 orang, sedangkan meninggal dunia sebanyak 17 orang.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

Hilangkan Goresan Halus Layar HP, Oles Sedikit Bedak Bayi dan Air, Terbukti Mulus Lagi

16 Jun 2026, 19:15 WIBNews