Semarang, IDN Times – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP Undip) mulai mengintensifkan penguatan jejaring alumni sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan reputasi institusi di tingkat global. Langkah ini dinilai penting karena reputasi lulusan dan hubungan dengan dunia kerja menjadi salah satu indikator yang diperhitungkan dalam berbagai pemeringkatan perguruan tinggi internasional.
FISIP Undip Andalkan Jejaring Alumni Perkuat Reputasi Internasional

1. Keberhasilan alumni bangun citra dan reputasi kampus
Upaya tersebut mengemuka dalam kegiatan Publikers Homecoming Day 2026 yang digelar Departemen Administrasi Publik FISIP Undip secara daring, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang mempertemukan alumni lintas angkatan itu tidak hanya menjadi ajang reuni, tetapi juga forum untuk memperkuat kontribusi alumni terhadap pengembangan institusi.
Dekan FISIP Undip, Teguh Yuwono mengatakan, keberhasilan alumni di berbagai sektor menjadi faktor penting dalam membangun citra dan reputasi kampus di mata publik maupun dunia kerja.
Menurutnya, semakin banyak alumni yang menempati posisi strategis dan memiliki rekam jejak profesional yang kuat, semakin besar pula dampaknya terhadap penguatan employer reputation atau reputasi lulusan di tingkat nasional dan internasional.
“Employer reputation menjadi salah satu indikator penting dalam berbagai pemeringkatan internasional. Karena itu, hubungan antara kampus dan alumni perlu terus diperkuat,” ujarnya.
2. Data alumni jadi modal strategis
Selain memperluas jaringan profesional, FISIP Undip juga menilai data alumni memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan institusi.
Melalui keterlibatan Tim Tracer Study dan Alumni, fakultas berupaya membangun basis data lulusan yang lebih komprehensif. Informasi mengenai perjalanan karier, posisi pekerjaan, hingga capaian profesional alumni menjadi sumber data yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kualitas pendidikan sekaligus mendukung kebutuhan akreditasi dan pemeringkatan.
Penguatan tracer study juga dinilai penting untuk memetakan tingkat serapan lulusan di dunia kerja serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri dan sektor publik.
Dalam forum tersebut, FISIP Undip menghadirkan sejumlah alumni yang kini berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.
Salah satunya adalah Syinta Widiyastyuti, Digital Marketing Strategist di Linked Media dan penerima Shanghai Chinese Scholarship Council (CSC) Awardee. Ia berbagi pengalaman membangun karier global serta pentingnya adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Biro Organisasi, SDM, dan Reformasi Birokrasi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Wildan Ardiansyah memaparkan pengalamannya dalam bidang tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi.
Kehadiran alumni yang berkarier di berbagai sektor tersebut menjadi salah satu contoh konkret dampak lulusan Administrasi Publik FISIP Undip di dunia profesional.
3. Bukan sekadar reuni
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FISIP Undip, S. Rouli Manalu menilai, hubungan kampus dan alumni tidak boleh berhenti setelah mahasiswa lulus.
Menurutnya, alumni dapat menjadi pintu masuk bagi berbagai peluang kolaborasi, mulai dari kerja sama profesional, pengembangan karier mahasiswa, hingga perluasan jejaring internasional.
‘’Maka itu, kegiatan homecoming tidak lagi diposisikan sebagai agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ekosistem alumni yang berkelanjutan,’’ katanya.