Jeffrey Woo, Direktur Utama, FWD Insurance Indonesia
Rasa aman secara finansial kini bukan lagi sekadar perlindungan, tetapi pondasi untuk menjalani hidup penuh percaya diri. Sayang, hasil survei FWD consumer outlook oleh FWD Group dan Ipsos pada Oktober 2025 memperlihatkan realitas berbeda.
Sebanyak 66 persen dari 1.000 lebih responden kelas menengah di Indonesia usia 21–65 tahun masih merasa stres, khawatir, atau sekadar "bertahan" secara keuangan. Hanya 34 persen responden yang merasa cukup aman atau percaya diri.
Menjawab kondisi itu, PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) meluncurkan asuransi jiwa FWD Income Prosperity di Semarang. Solusi perlindungan tersebut dirancang khusus untuk membantu nasabah menjaga stabilitas keuangan sekaligus merencanakan masa depan melalui manfaat tunai tahunan yang terencana.
Direktur Utama FWD Insurance, Jeffrey Woo menjelaskan, komitmen perusahaan dalam merespons dinamika di masyarakat.
"Kami memahami bahwa di tengah berbagai perubahan yang terjadi saat ini, banyak masyarakat ingin memiliki masa depan yang lebih tenang dan terarah," ujar Jeffrey.
"Karena itu, kebutuhan akan perlindungan kini tidak hanya soal berjaga-jaga terhadap risiko yang mungkin terjadi, tetapi juga menghadirkan manfaat tunai yang terstruktur serta kepastian dalam perencanaan keuangan, sehingga nasabah merasa yakin dalam merencanakan masa depan dan bisa fokus menjalani hidup. Melalui FWD Income Prosperity, kami ingin menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dan mudah dipahami, sehingga masyarakat dapat merayakan setiap momen dalam kehidupannya," tambahnya.