Tiara Andini staf pengelola toko di Wangon yang menjual beras slyp dan sulit mendapatkan beras premium, Senin (4/3/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno)
Sementara itu, di salah satu minimarket Amindo Wangon yang selalu menjual beras pada konsumen sejak dua bulan terakhir, tidak lagi menyediakan stok beras premium. Yang tersedia hanya jenis beras slyp 3 kilogram.
Menurut staf pengelola toko Amindo, Tiara Andani pihaknya sulit mendapatkan stok beras jenis premium karena dari penyedia juga tidak tersedia. Ditambahkannya, harga beras jenis slyp dijual dengan harga Rp53 ribu per 3 kilogram, sedangkan kelas premium seharga Rp73 ribu per 3 kilogram.
"Sudah dua bulan kami tidak menjual beras premium karena stok tidak ada, jadi yang kami jual saat ini hanya beras jenis slyp yang bila dijual per kilo Rp17 ribu," katanya.
Tiara berharap, memasuki awal bulan Maret tidak hanya harga beras yang menurun namun bisa disusul beberapa jenis kebutuhan pokok lainnya. Hal itu untuk memudahkan penjual dan pembeli sehingga merasa tenang dalam berbelanja, terutama menjelang puasa Ramadan 2024.