Semarang, IDN Times - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang mengimbau kepada masyarakat agar melaporkan jika ada aparat sipil negara (ASN) yang tidak netral dalam Pemilu 2024. Bawaslu sendiri juga terus melakukan sosialisasi dan memperketat pengawasan di kelurahan dan kecamatan.
Imbauan Bawaslu Semarang, Laporkan Jika Ada ASN Tidak Netral

1. Bawaslu belum terima laporan pelanggaran ASN
Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman mengatakan, pihaknya mendengar adanya isu tidak netralnya 16 camat dan 177 lurah di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Kendati demikian, Bawaslu belum menemukan atau menerima laporan terkait hal tersebut.
"Sejak dimulainya masa kampanye hingga saat ini belum ada temuan ataupun laporan terkait tidak netralnya ASN di Kota Semarang dan harapan nya tetap terjaga hingga rampung tahapan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024," ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (1/2/2024).
Maka itu, Bawaslu mengimbau dan mengajak masyarakat untuk melaporkan apabila mengetahui adanya ASN yang tidak netral.
2. Bawaslu punya kewenangan meneruskan laporan pelanggaran
"Sejauh ini kami sudah sosialisasi dan memperketat pencegahan serta pengawasan jikalau memang ada yang terbukti tidak netral laporkan saja ke Bawaslu atau panwascam dan panwaslu. Kami akan tangani sesuai mekanisme ketentuan yang berlaku," kata Arief.
Adapun, dalam penegakan netralitas ASN pada Pemilu 2024, Bawaslu Kota Semarang memiliki kewenangan untuk meneruskan pada kategori pelanggaran peraturan perundangan lainnya ke instansi yang berwenang.
3. Sanksi bagi ASN tidak netral
‘’Misalnya, ada beberapa kasus sebelum masa kampanye pemilu yang sudah terbukti ASN tidak netral. Hukumannya, yakni hingga pemberhentian tidak hormat bahkan menurunkan tunjangan yang didapat,’’ terangnya.
Sementara, Bawaslu juga mengapresiasi jelang 14 hari pemungutan suara Pemkot Semarang memiliki inisiatif untuk memantapkan pentingnya netralitas para aparaturnya dengan mendeklarasikan seruan netralitas ASN.
"Saya sangat mengapresiasi, artinya ada perhatian serius dari Pemkot Semarang untuk mendukung Pemilu 2024 yang berintegritas dan berkualitas. Upaya ini sudah dilakukan dua kali oleh Pemkot,’’ tandasnya.