Semarang, IDN Times - Kebutuhan industri terhadap talenta digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terus melonjak. Laporan dari Kementerian Komunikasi dan Digital menunjukkan, Indonesia membutuhkan sekitar 400 ribu talenta digital baru setiap tahun. Namun, integrasi teknologi AI pada kurikulum perguruan tinggi masih cukup terbatas, sehingga memicu kesenjangan antara kebutuhan industri dan kesiapan lulusan muda.
Merespons tantangan tersebut, Telkomsel kembali menyelenggarakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk IndonesiaNEXT yang kini memasuki tahun ke-10. Mengusung tema “AI Driven Digital Talents: Enhancing Skills for Future Challenges”, inisiatif tersebut dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dan industri melalui pembelajaran aplikatif.
