IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
Kendati begitu, menurutnya kalangan menengah ke atas justru lebih rasional dalam memilih figur pemimpin tanpa tergiur dengan iming-iming bantuan sosial.
Sebab itulah, pihaknya mendorong mahasiswa dan media massa untuk berperan aktif dalam mengedukasi para calon pemilih. Pihaknya berharap masyarakat bisa memilih pemimpin yang punya rancangan kebijakan yang komprehensif.
"Tapi kalau kelas menengah sudah tahu bahkan rasional memilih pemimpin yang tidak hanya hari itu saja. Jadi mahasiswa sebenarnya sangat penting posisinya untuk mengedukasi pemilih dengan pertimbangan yang rasional. Pemimpin yang dipilih mustinya punya kebijakan yang komprehensif. Bukan memilih yang memberi bantuan," terangnya.
Disisi lain pihaknya pun menyarankan supaya Jokowi secara terbuka menyatakan mengundurkan diri dari PDIP. Sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif yang berkepanjangan di tengah masyarakat.
"Kalau ada kepentingan politik silakan mengundurkan diri. Tapi jangan membuat sikap dengan garis yang tidak tegas," paparnya.