Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran, Ini Komentar Jusuf Kalla
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK). (IDN Times/Larasati Rey)

Surakarta, IDN Times - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) memberikan penilaian terhadap Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.

Kendati demikian, JK mengaku jika penilaian tersebut baru bisa dinilai setelah 6 bulan hingg 1 tahun berjalan.

1. Baru bisa menilai setelah 6 bulan

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK). (IDN Times/Larasati Rey)

Ditemui usai menghadiri acara Hari Jadi ke-66 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), di Edutorium UMS Solo, Jawa Tengah, JK mengaku baru bisa menilai kinerja kabinet Prabowo-Gibran setelah 6 bulan.

"Suatu pemerintahan atau kabinet  kita perlu ucapkan selamat, nanti 6 bulan , setahun baru bisa kita menilai," katanya, Kamis (24/10/2024).

Saat ini, menurut JK yang bisa dilakukan adalah mendoakan agar Kabinet Merah Putih bisa menjalankan tugas dengam baik.

"Sekarang ini kita berdoa saja agar bisa menjalankan tugas dengan baik. Nanti 6 bulan, 1 tahun , kita masyarakat bisa menilai bagaimana jalannya," katanya lagi.

2. Doakan yang terbaik

Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto memimpin sidang perdana Kabinet Merah Putih yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10) (dok. Tim Komunikasi Prabowo)

Disinggung tanggapan kabinet yang dinilai gemuk, JK memgatakan hal itu akan membuat koordinasinya sulit.

"Yang sulit itu koordinasinya ya.  Mudah- mudahan dapat menjalankan dengan baik," pungkasnya.

3. Hak prerogatif presiden

Presiden RI ke-7 Joko "Jokowi" Widodo. (IDN Times/Larasati Rey)

Sebelumnya, Presiden ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi) juga memberikan tanggapan terkait Kabinet Merah Putih. Menurut Jokowi, Kabinet Merah Putih, 100 persen itu hak prerogratif Presiden.

"Semuanya sudah lewat pertimbangan yang matang. Tentu sudah melalui kalkulasi yang matang. Nama-nama yang dipilih merupakan yang terbaik," kata Jokowi.

Editorial Team

Related Article