Banyumas, IDN Times – Meninggalnya Sutrimo (42), warga Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masih menyisakan tanda tanya. Pria yang diketahui bekerja di rumah eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, itu meninggal dunia di Jakarta pada Kamis (23/7/2026).
Di kampung halamannya, keluarga maupun pemerintah desa mengaku tidak mengetahui secara rinci pekerjaan yang dijalani Sutrimo selama merantau di Jakarta. Mereka mengenal Sutrimo sebagai sosok sederhana yang jarang menceritakan aktivitas pekerjaannya.
Adik ipar Sutrimo, Soim, kepada IDN Times, Senin (27/7/2026) mengatakan keluarga hanya mengetahui bahwa almarhum bekerja di rumah Febrie Adriansyah. Namun, mereka tidak pernah mengetahui tugas maupun aktivitas yang dikerjakan sehari-hari. "Kalau pulang kampung ya biasa saja. Tidak pernah cerita soal pekerjaannya atau urusan kantor," ujar Soim kepada wartawan.
Menurutnya, Sutrimo dikenal sebagai pribadi pendiam dan lebih banyak membicarakan keluarga dibanding pekerjaannya.Keluarga juga membantah berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial mengenai keterlibatan almarhum dalam berbagai urusan pekerjaan. "Kami memang tidak tahu apa pekerjaannya di sana. Dia tidak pernah cerita," katanya.
