Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau tempat isolasi COVID-19 di Rumdin Semarang (Dok. Humas Pemprov Jateng)
Seorang koordinator acara dari UIN Walisongo, Rina Purwaningsih mengaku mahasiswa yang menghibur pasien COVID-19 di Rumdin tersebut berasal dari jurusan Pemberdayaan Masyarakat Islam (PMI). Ia bilang teman-temannya tergerak mengikuti anjuran Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo yang menyarankan agar mahasiswa ikut turun menangani COVID-19.
"Nah kali ini kami ikut serta, dengan cara menghibur pasien yang sedang isolasi. Harapannya mereka bisa bahagia. Kenapa kami minta ada teman yang jadi badut, ya itu salah satu agar pasien di sini terhibur. Setidaknya para pasien bisa tersenyum. Karena kami tahu, mereka pasti bosan selama menjalani isolasi," katanya.
Selain itu, Rina mengklaim juga bergerak membantu pendataan pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku UKM yang terdampak pandemik virus corona agar mereka mendapatkan bantuan.