Kodam Diponegoro Semarang Terus Kebut Kegiatan Ketahanan Pangan

- Kodam IV Diponegoro mengalami hambatan program ketahanan pangan akibat cuaca ekstrem.
- Pendataan kejadian banjir dan longsor dilakukan untuk mendukung penanaman demi ketahanan pangan.
- Dandim 0733 Semarang mematok target pembukaan lahan ratusan hektare di Kecamatan Tembalang untuk penanaman jagung dan pisang.
Semarang, IDN Times - Kodam IV Diponegoro Semarang mengungkapkan saat ini program prioritas ketahanan pangan menemui hambatan karena bersamaan dengan siklus cuaca ekstrem.
Pangdam IV Diponegoro Semarang, Mayjen TNI Deddy Suryadi menyampaikan kejadian bencana banjir yang menggerus lokasi pertanian maupun kejadian longsor saat ini sedang dalam pendataan oleh pihaknya.
"Kan sering hujan kendalanya kena banjir kena longsor itu yang perlu kita data," ungkap Deddy, Kamis (6/2/2025).
1. Pangdam: Kita kebut terus secepat-cepatnya

Pihaknya pun mengemukakan bahwa walau cuaca kurang bagus, akan tetapi pihaknya berkomitmen untuk mengebut penanaman untuk mendukung ketahanan pangan.
Pihaknya berharap adanya program prioritas Presiden Prabowo ini bisa meningkatkan kesejahteraan para petani tiap daerah.
"Kita akan kebut terus secepat-cepatnya. Sesuai instruksi presiden. Itu intinya. Sehingga intinya kita kepengin petani sejahtera," tutur Deddy.
2. Kodim Semarang buka lahan di Tembalang

Sedangkan, Dandim 0733 Semarang, Kolonel Indarto mengatakan untuk menyukseskan ketahanan pangan, pihaknya mematok target pembukaan lahan ratusan hektare di Kecamatan Tembalang.
Di wilayah Tembalang prajuritnya akan menggalakan penanaman jagung dan pisang.
"Kita ada pembukaan lahan pertanian ya. Sudah kita coba kemarin di Tembalang dengan pembukaan penanaman jagung. Dengan melibatkan bapak Kapolri dan Kapolda. Dalam waktu dekat kalau berhasil kita tambah lagi perluasan lahan. Mudah-mudahan bisa kita tambah lagi lahan 200 hektare di Tembalang," kata Indarto kepada IDN Times.
3. Sementara jagung dan pisang

Kendati demikian, pihaknya belum mengarahkan pada penanaman benih padi. Karena masih melihat tingkat kesuburan tanah di Tembalang apakah cocok untuk benih padi atau tidak.
"Sementara jagung tapi nanti ada juga pisang. Kalau padi kita lihat dengan kajian kecocokan kesuburan tanah. Tahun ini target kita yang eksis ratusan hektare. Kalau Semarang kan jarang tho," tukasnya.

















