Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Koper CJH Asal Tegal Tiba di Solo, Taj Yasin: Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Haji
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen bersama Ketua Hipka Jateng, Asrar usai halal bihalal Hipka di Gradhika Bakti Praja Semarang. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)
  • Koper jemaah haji asal Jawa Tengah mulai tiba di Asrama Haji Embarkasi Solo untuk menjalani proses sterilisasi dan pemeriksaan keamanan sebelum keberangkatan.
  • Kloter pertama berisi 360 jemaah dijadwalkan masuk ke Embarkasi Solo pada 21 April 2026 dan terbang ke Tanah Suci sehari setelahnya, bagian dari total 34.122 jemaah Jateng.
  • Wakil Gubernur Taj Yasin menegaskan konflik Timur Tengah tidak memengaruhi pelaksanaan haji, sementara distribusi jemaah dibagi antara Embarkasi Solo dan Yogyakarta demi kelancaran pelayanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Boyolali, IDN Times – Persiapan keberangkatan jemaah haji asal Jawa Tengah memasuki babak akhir. Pada Senin (20/4/2026), ratusan koper milik jemaah kloter awal mulai memadati Asrama Haji Embarkasi Solo di Donohudan, Boyolali, menandai dimulainya siklus pelayanan haji tahun ini.

1. Sterilisasi Koper Sebelum Terbang

Beberapa koper CJH Magetab mencuri perhatian yang ditandai dengan bola tenis, sandal hingga sepatu. IDN Times/ Riyanto.

Gelombang pertama koper yang tiba berasal dari lima kloter asal Kabupaten Tegal. Wakil Bidang Perbekalan PPIH Embarkasi Solo, David Jafar Saputra, menjelaskan bahwa barang bawaan sengaja didatangkan lebih awal untuk menjalani proses screening ketat.

"Barang diperiksa lebih dulu oleh petugas penerbangan untuk memastikan tidak ada benda terlarang, seperti power bank atau cairan berlebih, yang masuk ke bagasi pesawat," ujar David.

2. Jadwal Padat Kloter Pertama

Keberangkatan di Bandara Adi Soemarmo, Solo. IDN Times/Larasati Rey

Kloter 1 yang berjumlah 360 orang dijadwalkan masuk ke Embarkasi Solo pada Selasa (21/4/2026) pukul 06.00 WIB. Tak butuh waktu lama, mereka akan langsung diterbangkan menuju Tanah Suci pada Rabu dini hari (22/4/2026) pukul 01.05 WIB.

Tahun ini, Jawa Tengah memberangkatkan total 34.122 jemaah. Uniknya, tercatat jemaah tertua berasal dari Klaten (84 tahun), sementara jemaah termuda berasal dari Magelang yang baru berusia 13 tahun.

3. Jaminan Keamanan di Tengah Konflik Timur Tengah

Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen bersama pengasuh ponpes di Pati menjelaskan manfaat pembuatan koperasi yang berdaya saing tinggi. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Isu ketegangan politik di Timur Tengah sempat memicu kekhawatiran masyarakat. Namun, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan jaminan bahwa prosesi haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai rencana.

"Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah memastikan pemberangkatan haji tidak terganggu oleh situasi perang di Timur Tengah. Semua jalur tetap aman," tegas Taj Yasin saat menghadiri Halalbihalal KBIHU Muhammadiyah di Semarang.

4. Sinergi Embarkasi Solo dan Yogyakarta

Asrama Haji Donohudan, Boyolali. (IDN Times/Larasati Rey)

Untuk memperlancar arus keberangkatan, tahun ini distribusi jemaah Jawa Tengah dibagi melalui dua pintu, yakni Embarkasi Solo dan Yogyakarta. Skema ini diharapkan mampu memecah kepadatan dan memberikan pelayanan yang lebih cepat serta nyaman bagi para tamu Allah.

Ketua LPHU Muhammadiyah Kota Semarang, Ahmad Furqon, mengapresiasi fasilitas dari Pemprov Jateng. Ia menyebutkan sebanyak 354 jemaah dari kelompoknya sudah dalam kondisi siap lahir batin untuk diberangkatkan.

Editorial Team