Boyolali, IDN Times – Persiapan keberangkatan jemaah haji asal Jawa Tengah memasuki babak akhir. Pada Senin (20/4/2026), ratusan koper milik jemaah kloter awal mulai memadati Asrama Haji Embarkasi Solo di Donohudan, Boyolali, menandai dimulainya siklus pelayanan haji tahun ini.
Koper CJH Asal Tegal Tiba di Solo, Taj Yasin: Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Haji

1. Sterilisasi Koper Sebelum Terbang
Gelombang pertama koper yang tiba berasal dari lima kloter asal Kabupaten Tegal. Wakil Bidang Perbekalan PPIH Embarkasi Solo, David Jafar Saputra, menjelaskan bahwa barang bawaan sengaja didatangkan lebih awal untuk menjalani proses screening ketat.
"Barang diperiksa lebih dulu oleh petugas penerbangan untuk memastikan tidak ada benda terlarang, seperti power bank atau cairan berlebih, yang masuk ke bagasi pesawat," ujar David.
2. Jadwal Padat Kloter Pertama
Kloter 1 yang berjumlah 360 orang dijadwalkan masuk ke Embarkasi Solo pada Selasa (21/4/2026) pukul 06.00 WIB. Tak butuh waktu lama, mereka akan langsung diterbangkan menuju Tanah Suci pada Rabu dini hari (22/4/2026) pukul 01.05 WIB.
Tahun ini, Jawa Tengah memberangkatkan total 34.122 jemaah. Uniknya, tercatat jemaah tertua berasal dari Klaten (84 tahun), sementara jemaah termuda berasal dari Magelang yang baru berusia 13 tahun.
3. Jaminan Keamanan di Tengah Konflik Timur Tengah
Isu ketegangan politik di Timur Tengah sempat memicu kekhawatiran masyarakat. Namun, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan jaminan bahwa prosesi haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai rencana.
"Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah memastikan pemberangkatan haji tidak terganggu oleh situasi perang di Timur Tengah. Semua jalur tetap aman," tegas Taj Yasin saat menghadiri Halalbihalal KBIHU Muhammadiyah di Semarang.
4. Sinergi Embarkasi Solo dan Yogyakarta
Untuk memperlancar arus keberangkatan, tahun ini distribusi jemaah Jawa Tengah dibagi melalui dua pintu, yakni Embarkasi Solo dan Yogyakarta. Skema ini diharapkan mampu memecah kepadatan dan memberikan pelayanan yang lebih cepat serta nyaman bagi para tamu Allah.
Ketua LPHU Muhammadiyah Kota Semarang, Ahmad Furqon, mengapresiasi fasilitas dari Pemprov Jateng. Ia menyebutkan sebanyak 354 jemaah dari kelompoknya sudah dalam kondisi siap lahir batin untuk diberangkatkan.