Sebanyak empat maskapai penerbangan mengajukan penambahan jadwal penerbangan untuk melayani momen arus mudik dan arus balik rute Semarang.
Pihak Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menyebutkan tambahan penerbangan diajukan oleh maskapai Garuda Indonesia, Nam Air, Super Airjet dan Batik Air.
General Manajer Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto mengatakan dengan adanya tambahan jadwal penerbangan, maka bisa mengantisipasi lonjakan penumpang di bandaranya
Berdasarkan data extra flight yang diterimanya, hingga Kamis (12/3/2026) untuk periode Angkutan Lebaran 2026, tambahan penerbangan sebanyak 78 kali yang terdiri dari 39 flight kedatangan (arrival) dan 39 flight keberangkatan (departure) yang dioperasikan oleh Garuda, Batik Air, Super Airjet, dan Nam Air.
"Puncak arus mudik terjadi pada 19 Maret 2026 dengan prediksi mencapai 10.445 penumpang. Sedangkan puncak arus balik diprediksi akan terjadi 28 Maret yang mencapai 11.480 penumpang," kata Sulistyo, Jumat (14/3/2026).
Selama 18 hari posko, jumlah pergerakan penumpang diprediksi mencapai 154.613 penumpang atau mengalami peningkatan sebesar 5 persen dibandingkan dengan periode Posko Angkutan Udara Lebaran tahun 2025. Pergerakan pesawat periode Angkutan Udara Lebaran 2026 diprediksi mencapai 1.173 pergerakan pesawat, meningkat sebesar 8 persen ketimbang kondisi Lebaran 2025.
Pihaknya memastikan kelancaran operasional dengan mengecek kesiapan seluruh fasilitas bandara selalu dalam kondisi prima. Manajemen bandara juga menempatkan para petugas front liner yang proaktif membantu pengguna jasa dan mencegah terjadinya kerumunan atau antrian panjang.
“Kami selaku manajemen pengelola bandara melakukan antisipasi lonjakan penumpang dengan memastikan agar setiap service touch point seperti drop zone, pick up zone, area check in, dan ruang tunggu ditangani secara optimal oleh para petugas sehingga pengguna jasa dapat terlayani dengan baik,” ujar Sulistyo.
Selain mengoptimalkan kesiapan operasional, pihaknya menyiapkan total 288 personel yang terdiri dari 258 personel internal dan 30 personel eksternal yang bersiaga selama periode Angkutan Lebaran 2026.
“Kami aktif juga berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan fasilitas, infrastruktur, dan sumber daya dapat terlibat secara optimal dalam pelayanan di bandara, termasuk penanganan bagasi dan pelayanan di check in counter. Kami optimis pelayanan pada periode angkutan Lebaran ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” paparnya.
