Menjadi sandwich generation atau generasi yang terjepit di antara kebutuhan anak-istri/suami di satu sisi dan orang tua di sisi lain memang berat. Terlebih dalam kultur masyarakat Jawa, ada filosofi luhur mikul dhuwur mendhem jero—artinya kita wajib menjunjung tinggi kehormatan dan merawat orang tua dengan sebaik-baiknya.
Namun, berniat berbakti jangan sampai bikin masa depan finansialmu sendiri jadi korbannya, ya. Jika pengelolaan uang tidak dijaga dengan kepala dingin, alih-alih menjadi berkah, kamu justru bisa meneruskan rantai jebakan generasi sandwich ini ke anak-cucumu kelak.
Biar kamu tetap bisa berbakti tanpa perlu hidup kembang kempis, yuk terapkan 4 strategi jitu berikut ini!
