Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mudik Tenang! Pertamina Jamin Stok BBM Jateng-DIY Aman Lebaran 2026
Pengendara melintasi Jalan Tol Semarang-Solo di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (13/3/2026). (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
  • Pertamina Patra Niaga JBT menyiagakan Satgas Lebaran 2026 guna mengamankan distribusi energi di Jateng-DIY, menghadapi lonjakan pemudik hingga lebih dari 25 juta orang.
  • Konsumsi BBM dan LPG diproyeksikan naik signifikan, dengan gasoline meningkat sekitar 30 persen dan LPG rumah tangga naik 9 persen; Pertamina menambah suplai serta stok di terminal utama.
  • Ketahanan stok energi dinyatakan sangat aman, didukung layanan ekstra seperti SPBU siaga, mobile storage, dan Pertamina Delivery Service untuk memastikan pasokan lancar selama arus mudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times – Menjelang libur Lebaran 2026, pergerakan pemudik diprediksi mencapai 17,3 juta orang menuju Jawa Tengah dan 8,2 juta orang menuju DI Yogyakarta. Merespons lonjakan mobilitas dan aktivitas wisata yang berdurasi hingga dua pekan itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyiagakan Satuan Tugas (Satgas) mulai 9 Maret 2026 hingga 1 April 2026.

1. Proyeksi kenaikan konsumsi energi

Pegawai motoris Pertamina mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan yang kehabisan bensin di tengah jalan saat uji coba di Rest Area KM 456A Jalan Tol Semarang-Solo, Salatiga, Jawa Tengah Kamis (12/3/2026). (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Fokus utama pengamanan distribusi energi mencakup Tol Transjawa (KM 252–538), jalur Pantura, jalur tengah, jalur selatan, hingga kawasan wisata strategis seperti Borobudur, Dieng, dan Prambanan.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Fanda Chrismianto, memproyeksikan konsumsi gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) secara regional naik hingga 30,3 persen, menyentuh angka 16.800 kiloliter (KL) per hari. Rinciannya, konsumsi Pertalite diprediksi naik 30,2 persen (dari 9.787 KL menjadi 12.741 KL per hari), sedangkan Pertamax naik 29,7 persen.

Lonjakan permintaan juga terjadi pada produk diesel nonsubsidi, yakni Dexlite (naik 70,5 persen) dan Pertamina Dex (naik 64,2 persen).

"Sebaliknya, konsumsi bahan bakar Solar diprediksi merosot antara 10--13 persen akibat berlakunya aturan pembatasan operasional truk angkutan barang selama puncak arus mudik. Untuk sektor penerbangan, kebutuhan Avtur diproyeksikan meningkat 29,1 persen," katanya secara daring, Kamis (12/3/2026).

2. Tambah pasokan elpiji

Pekerja memeriksa kualitas tabung seusai pengisian tabung gas elpiji 3kg di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Ananda Rasya Putra, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026). (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Di sektor rumah tangga, lanjut Fanda, konsumsi LPG diperkirakan naik 9 persen (dari rata-rata normal 4.854 metrik ton menjadi 5.293 metrik ton). Pertamina merespons tren itu dengan menerapkan skema penambahan suplai (extra dropping) dan penyaluran fakultatif, khususnya pada hari libur nasional.

"Secara spesifik di Kabupaten Semarang, Kota Semarang, dan Kota Salatiga, Terminal BBM Pengapon dan Boyolali meningkatkan volume stok hingga 15–20 persen untuk mengkover proyeksi kenaikan gasoline sebesar 18 persen dan LPG di atas 10 persen," imbuhnya.

3. Ketahanan stok energi terjamin

Seorang pekerja menyortir tabung gas elpiji 3 kg yang rusak untuk kemudian diperbaiki ke bengkel pemeliharaan tabung gas di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Ananda Rasya Putra, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026). (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Manager Supply & Distribution Pertamina Patra Niaga JBT, Priyo Djatmiko, memastikan ketahanan pasokan energi berstatus sangat aman. Menurutnya, stok gasoline sanggup mengkover hingga 9,17 kali lipat dari konsumsi harian normal. Sementara itu, stok gasoil bertahan hingga 15,64 kali lipat, Avtur 13,83 kali lipat, dan LPG sebesar 2,73 kali lipat.

Meski persentase ketahanan LPG terlihat lebih kecil dibanding BBM, suplai reguler via kapal tanker terus berjalan lancar.

"Pertamina menggunakan manajemen pengisian berkelanjutan, di mana keran suplai selalu terbuka sebelum kapasitas penyimpanan menyentuh batas minimum. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan panic buying," ujarnya.

4. Layanan ekstra di jalur mudik

Storage di Rest Area KM 456B Jalan Tol Semarang-Solo, Salatiga, Jawa Tengah Kamis (12/3/2026). (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Pertamina juga menyiapkan mitigasi khusus untuk wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) seperti Kepulauan Karimunjawa. Strategi pengamanan suplai memanfaatkan kapal SPOB, mobile storage, kapal Pelni, hingga dukungan tugboat TNI AL jika cuaca ekstrem melanda.

Untuk mempermudah akses energi, Pertamina mengoperasikan berbagai fasilitas siaga di Jateng-DIY yang meliputi:

  • 1.119 SPBU (309 di antaranya buka 24 jam) dan 968 Pertashop.

  • 21 unit SPBU modular dan 11 kios kemasan Pertamax/Pertamina Dex di area strategis serta rest area tanpa SPBU reguler.

  • 59 unit mobile storage (SPBU kantong) yang siaga menyuplai BBM di titik rawan macet.

  • 22 titik Pertamina Delivery Service (Motoris). Pengendara yang kehabisan BBM di tengah kemacetan atau jalur tol fungsional (seperti Klaten-Prambanan dan Bawen-Ambarawa) bisa menghubungi Call Center 135. Harga BBM di layanan motoris sama dengan di SPBU tanpa tambahan ongkos kirim.

  • 1.033 Agen LPG Siaga yang tetap beroperasi di hari libur.

  • Fasilitas Serambi MyPertamina (Rest Area KM 379 A Batang dan KM 260 B Brebes) serta Mini Serambi (Bandara YIA, Stasiun Purwokerto, Rest Area KM 19, Bandara Ahmad Yani). Fasilitas ini menawarkan area istirahat ramah keluarga, kursi pijat, hingga layanan kesehatan secara gratis.

5. Imbauan keamanan libur lebaran

Pekerja membongkar muat tabung gas elpiji 3 kilogram di salah satu gudang agen. (ANTARA FOTO/Akramul Muslim)

Ketua DPD 4 Hiswana Migas Jateng-DIY, Agung Karnadi, meminta masyarakat memanfaatkan metode pembayaran nontunai (cashless) melalui aplikasi MyPertamina untuk mempercepat antrean pengisian di SPBU. Pengendara juga disarankan segera mengisi tangki BBM saat indikator menyentuh batas 50 persen untuk meminimalkan risiko mogok.

"Sebagai langkah keselamatan tambahan, pemudik wajib melepaskan regulator dari tabung gas LPG sebelum meninggalkan rumah untuk mencegah kebocoran. Masyarakat juga diimbau membeli LPG langsung di pangkalan resmi--yang memiliki papan identitas lengkap--untuk mendapat kepastian stok dan harga sesuai aturan," pesannya.

Editorial Team