Pati, IDN Times - Aksi unjuk rasa Masyarakat Pati Bersatu (MBP) menuntut pemakzulan Bupati Pati Sudewo digelar di depan Kantor DPRD Pati, Jumat (31/10/2025), ribuan pengunjuk rasa berkumpul di depan Kantor DPRD Pati sejak Jumat siang. Massa sempat membakar ban di pertigaan jalan depan kantor DPRD. Aparat kepolisian mengingatkan massa untuk tidak membakar ban atau melakukan aksi provokasi lainnya. "Kami ingatkan untuk tidak melakukan aksi bakar-bakar," ucap polisi melalui pengeras suara. Salah satu koordinator aksi Supriyono meminta agar peserta aksi tidak membakar ban, ataupun provokasi yang berujung bentrok antara pengunjuk rasa dan aparat.
Paripurna Hak Angket tentang Kebijakan Bupati Pati sebanyak 49 anggota DPRD Pati hadir di Ruang Rapat Paripurna DPRD Pati. Dengan hadirnya 49 anggota DPRD Pati, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin menyatakan rapat paripurna hak angket kinerja bupati dinyatakan kuorum. "Rapat Paripurna Hak Angket Tentang Kebijakan Bupati kuorum," kata Ali Badrudin. Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo ditunjuk untuk memaparkan hasil penyidikan dan penggalian informasi dari timnya.
Sebelumnya jelang sidang paripurna hak angket DPRD terhadap kinerja Bupati Sudewo polisi menutup akses jalan ke alun-alun Pati dan juga kantor DPRD Pati, polisi juga memasang kawat berduri di kantor DPRD dan kantor Bupati Pati. Sempat terjadi ketegangan antara pendemo dan aparat kepolisian. Massa pendemo yang menaiki truk tiba sekitar pukul 14.00 dari jalan pemuda dan diadang oleh aparat kepolisian, mereka memaksa masuk ke area alun-alun pati yang sebelumnya telah ditutup. Massa dan polisi terlibat perdebatan, namun polisi tetap melarang kendaraan masuk dan meminta massa untuk turun dari truk dan berjalan ke arah kantor DPRD Pati.
Hari ini Jumat (31/10/2025) DPRD Pati bakal menggelar sidang paripurna hak angket DPRD terhadap kinerja Bupati Sudewo. Sejak September DPRD Kabupaten Pati telah membentuk panitia khusus (Pansus) untuk membahas kinerja Bupati Sudewo pasca santernya tuntutan pemakzulan Sudewo. Tuntutan tersebut muncul setelah kebijakan Sudewo menaikan PBB-P2 hingga 250% yang memicu gelombang protes dan demonstrasi besar-besaran pada 13 Agustus 2025. Pemkab Pati akhirnya membatalkan rencana kenaikan PBB-P2 tersebut.
Sementara itu untuk pengamanan paripurna Pansus hak angket Polresta Pati, menyiapkan sebanyak 3.379 personel gabungan TNI maupun Polri untuk mengamankan jalannya sidang paripurna hak angket DPRD Pati.
"Ribuan personel yang disiapkan, nantinya ditempatkan di titik-titik strategis, seperti kawasan DPRD, alun-alun, dan sejumlah area yang berpotensi menjadi konsentrasi massa," kata Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi.
"Jumlah personel kami sesuaikan dengan potensi jumlah massa dari kedua kubu yang akan hadir. Namun pendekatan yang kami kedepankan tetap humanis dan tidak represif," ujarnya.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Paripurna DPRD Pemakzulan Bupati Pati Diwarnai Aksi Bakar Ban

Aksi bakar ban pada unjuk rasa menuntut pemakzulan Bupati Pati Sudewo di depan Kantor DPRD Pati. (IDN Times/Bandot Arywono)
Curated For You
- DPRD Pati Hari ini Gelar Paripurna Hak Angket Kinerja Bupati Sudewo31 Oct 2025, 10:33 WIB
- Pansus Hak Angket DPRD Pati Soroti 12 Kebijakan Kontroversial Sudewo15 Aug 2025, 09:38 WIB
Editorial Team
EditorBandot Arywono
Related Article
Dokter PPDS Kesehatan Jiwa Undip Semarang Meninggal, RS Kariadi: Gak Ada Bully03 Sep 2026, 11:07 WIB
5 Alasan Ilmiah Kenapa Kamu Susah Move On dari Hubungan Toxic03 Sep 2026, 11:04 WIB
Jatanras Ringkus Pelaku Pembakar Mayat Wanita di Kebonagung Demak03 Sep 2026, 10:36 WIB
Prakiraan Cuaca Surakarta dan Solo Raya Hari Ini 3 September, Panas 34 Derajat03 Sep 2026, 08:10 WIB
Anti Macet dan Tepat Waktu! Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Hari Ini, Kamis 3 September 03 Sep 2026, 08:05 WIB
Cuaca Semarang Hari Ini: Panas Ngentang-ngentang Pol 33 Derajat, Awas UV Ekstrem Lur!03 Sep 2026, 06:11 WIB
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026, Transaksi Capai Ratusan Juta02 Sep 2026, 21:00 WIB
Hari Lahir Kejaksaan ke 81, Kejari Purwokerto Kirim Air Bersih02 Sep 2026, 20:28 WIB
Laba Phapros Meroket 511 Persen, Siapkan Obat Antiinflamasi Baru02 Sep 2026, 20:00 WIB
Bidik Generasi Muda, FWD Insurance Buka Kantor Pemasaran Mandiri di Semarang02 Sep 2026, 19:00 WIB
Cara Mengatur Uang Gaji Rp2 Juta Supaya Masih Bisa Menabung, Pakai 5 Trik Ini02 Sep 2026, 18:00 WIB
Harga Daging Ayam Melonjak, Inflasi Jateng Agustus 2026 di 3,08 Persen02 Sep 2026, 17:49 WIB
Cara Memulai Bisnis Thrifting Baju Bekas di Semarang Modal Rp500 Ribu, Panen Cuan!02 Sep 2026, 17:00 WIB
5 Tempat Wisata Sejuk di Bandungan dan Tawangmangu Lari dari Panas September02 Sep 2026, 16:00 WIB
Mengupas Mitos Tanjakan Gombel Semarang: Sejarah dan Fakta Tersembunyinya02 Sep 2026, 16:00 WIB
Mengiris tanpa Nangis! Ini Cara Memotong Bawang Merah Gak Bikin Mata Perih dan Pedih02 Sep 2026, 15:00 WIB
Proyek Geothermal Gedongsongo Gunung Ungaran Berbasis Kajian Teknis: Masih Eksplorasi02 Sep 2026, 14:42 WIB
4 Ide Bisnis Dropship Produk Lokal Jateng Tanpa Modal Besar, Bisa Dikerjakan dari HP02 Sep 2026, 14:00 WIB
Siap-Siap Cuan! 5 Weton Diprediksi Naik Rezekinya di September 2026 02 Sep 2026, 13:59 WIB
Mengantuk Setelah Makan Siang? Ini Penjelasan Medis dan Cara Mencegahnya02 Sep 2026, 13:06 WIB