Perahu Oleng di Pantai Karangmeso Batang, 6 Kecemplung, Satu Tewas Terjepit

Batang, IDN Times - Sebuah kapal sopek atau kapal kecil berpenumpang enam orang terbalik saat melewati perairan Pantai Karangmeso, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Perahu yang dikemudikan oleh Darso tersebut semula bertolak dari Pantai Sigandu hari Minggu (16/10/2022) jam 13.00 WIB menuju Pantai Karangmeso dengan membawa lima penumpang dewasa serta seorang anak kecil.
1. Lima orang selamat dan seorang tenggelam

Humas Basarnas Semarang, Nur Mustova mengatakan, para penumpang perahu sopek semula berniat berlibur sambil menikmati waktu luang dengan memancing ikan di perairan Pantai Karangmeso.
Namun, selepas sore jam 17.00 WIB, perahu sopek yang ditumpangi enam orang itu tiba-tiba oleng ke kanan. Usut punya usut, perahu sopek kehilangan keseimbangan lantaran tidak kuat menahan beban.
"Setelah oleng, perahunya langsung terbalik. Ada enam orang yang tercebur ke laut. Tapi lima orang berhasil dievakuasi dengan selamat. Dan ada satu orang ternyata tenggelam karena posisi badannya terjepit badan perahu yang terbalik," kata Nur ketika dihubungi IDN Times melalui sambungan telepon, Senin (17/10/2022).
2. Romadhon ditemukan dalam kondisi mengambang

Dirinya yang ikut operasi pencarian di sekitar perairan Patai Karangmeso mengaku satu orang yang terjepit bernama Romadhon berusia 42 tahun asal Desa Botolambat RT 02/RW I Kecamatan Kandeman, Batang.
Tubuh Romadhon baru ditemukan tim SAR gabungan sejauh 200 meter dari lokasi kejadian pada hari ini.
Nur berkata, seorang personel SAR menemukan tubuh korban mengambang dengan kondisi tangan menyembul ke atas permukaan.
"Tadi pagi ditemukan jam 09.20 dengan posisi tangan korban menyembul ke permukaan air. Kalau dijumlah ada 40 personel SAR gabungan yang dikerahkan untuk mencari korban. Kita juga pakai empat perahu karet dan dibantu satu speedboat milik Polair," ungkapnya.
3. Para korban dikenal doyan mancing ikan

Jenazah Romadhon saat ini telah dievakuasi ke RSUD Kalisari Batang untuk diperiksa lebih lanjut. Sedangkan lima orang dipastikan telah diperiksa kesehatannya.
Enam orang yang menjadi korban tenggelamnya perahu sopek merupakan kalangan warga yang punya hobi berwisata sambil memancing ke tengah laut. Saat kejadian ombak perairan Pantai Karangmeso terlihat landai. Namun, saat memasuki sore hari ketinggian ombak naik menjadi 1,5 meter.
"Jadi mereka itu sebenarnya tidak saling kenal. Tetapi punya hobi mancing dan kebetulan saat kejadian berada di satu perahu," urainya.
4. Romadhon ditemukan 200 meter dari lokasi kejadian

Terpisah, Kepala SAR Semarang, Heru Suhartanto menyatakan, terdapat satu regu penyelamat yang dikerahkan ke Pantai Karangmeso Batang. Personel juga dilengkapi peralatan SAR air.
"Unsur SAR gabungan menemukan korban ke arah barat dari titik lokasi kurang lebih 200 meter. Dengan berhasilnya evakuasi maka operasi SAR dinyatakan selesai, tim yang terlibat kembali kesatuannya masing- masing" ujar Heru.


















