Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Program Desa Dampingan Angkat Warga Ayamputih dari Jerat Kemiskinan
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen bersama perangkat Desa Ayamputih Kebumen melihat potensi perekonomian warga. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)
  • Program Desa Dampingan di Ayamputih berhasil meningkatkan ekonomi warga lewat bantuan modal usaha, pengembangan peternakan, dan objek wisata yang membuka lapangan kerja bagi pemuda desa.
  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan senilai Rp492,81 juta pada 2025 dan Rp100 juta pada 2026 untuk rehabilitasi rumah, sanitasi, serta penguatan usaha mikro dan ketahanan pangan.
  • Wagub Jateng menegaskan Desa Dampingan bukan sekadar penyaluran bantuan, tapi pendampingan berkelanjutan agar potensi ekonomi lokal tumbuh melalui kolaborasi lintas sektor dan kemitraan BUMDes dengan PT Jateng Agro Berdikari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kebumen, IDN Times - Perangkat Desa Ayamputih Kebumen Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen sedang menggiatkan program pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan. Salah satunya melalui instrumen program desa dampingan.

Diharapkan jadi pengungkit ekonomi baru

Peternakan ayam petelur jadi sarana pembinaan bagi narapidana Lapas Kedungpane Semarang. (IDN Times/Dok Humas Lapas Kedungpane Semarang)

Kepala Desa Ayamputih, Saudi, mengatakan dampak program Desa Dampingan mulai dirasakan warga.

Selain kualitas hunian yang meningkat melalui RTLH, bantuan modal usaha dan pengembangan peternakan juga menciptakan peluang kerja.

"Di kandang ayam petelur saja sudah mempekerjakan enam orang. Kami juga mengembangkan objek wisata Pantai Happy yang membuka kesempatan kerja bagi sekitar 25 warga, terutama pemuda desa, melalui usaha kuliner dan pengelolaan parkir," ujarnya dalam keterangan yang diterima IDN Times, Rabu (15/7/2026).

Menurut Saudi, berbagai intervensi yang dilakukan Pemprov Jawa Tengah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi pengungkit lahirnya aktivitas ekonomi baru yang diharapkan mampu menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kemandirian desa.

Pemprov Jateng beri bantuan ke Desa Ayamputih ratusan juta

Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen menjajal mesin traktor mini di Desa Ayamputih Kebumen. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Widi Hartanto, menjelaskan pendampingan di Desa Ayamputih telah berjalan sejak 2025 sebagai bagian dari percepatan penanggulangan kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan berbasis desa.

Selama 2025, total bantuan yang masuk ke Desa Ayamputih mencapai Rp492,81 juta. Bantuan tersebut berasal dari kolaborasi berbagai OPD, Baznas, dan CSR, meliputi subsidi pangan dan energi bagi keluarga miskin, rehabilitasi 10 unit RTLH, pembangunan sanitasi, bantuan modal usaha, bibit tanaman produktif, hingga edukasi konsumsi pangan bergizi.

Program itu berlanjut pada 2026 dengan cakupan yang lebih luas. Bantuan diberikan untuk pengembangan usaha mikro, kelompok usaha bersama, budidaya bebek petelur, pembangunan sembilan jamban keluarga, serta rehabilitasi lima unit RTLH senilai Rp100 juta.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara BUMDes Ayamputih dan PT Jateng Agro Berdikari guna menjamin keberlanjutan usaha peternakan ayam petelur di desa tersebut.

Selain penyerahan bantuan, Festival Pangan juga menghadirkan berbagai layanan publik bagi masyarakat, mulai dari Gerakan Pangan Murah, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, Samsat Keliling, hingga konsultasi perizinan usaha (NIB).

Berbagai layanan tersebut dipadukan dengan pasar UMKM pangan lokal sebagai upaya memperluas akses ekonomi masyarakat.

Program Desa Dampingan untuk kembangkan ekonomi berkelanjutan

Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng (

Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen juga bilang bahwa konsep Desa Dampingan tidak sekadar menyalurkan bantuan. Akan tetapi memastikan masyarakat mampu mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan melalui pendampingan dan kolaborasi lintas sektor.

"Ini adalah bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Desa Dampingan. OPD mendampingi mulai dari UMKM, kelompok usaha, baik perorangan maupun kelompok," ungkapnya.

Ia mengapresiasi sinergi OPD yang telah mengintervensi Desa Ayamputih, khususnya Dinas Ketahanan Pangan yang berhasil membangun kemitraan antara BUMDes peternakan ayam petelur dengan PT Jateng Agro Berdikari (JTAB).

Menurutnya, kerja sama tersebut harus diperkuat dengan memastikan hasil peternak lokal terserap oleh program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Kita pastikan apa yang diarahkan Pak Gubernur, SPPG Jawa Tengah harus beli telur dari Jawa Tengah, harus beli ayam dari Jawa Tengah supaya masyarakat kita bisa tumbuh bersama," urainya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article